MIKOM UPH Gelar Workshop Jurnalistik Digital bagi Anak-Anak di Kampung Nelayan Cilincing
--
JAKARTA, DISWAY.ID - Program Magister Ilmu Komunikasi (MIKOM) Universitas Pelita Harapan (UPH) menggelar Workshop Jurnalistik Digital bagi 40–50 anak di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (24/10).
Berkolaborasi dengan Jurnalis Cilik, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menghadirkan pemateri profesional dari media nasional dan lokal untuk memperkenalkan keterampilan jurnalistik melalui praktik storytelling, videografi, produksi video, penyuntingan, serta pemutaran dan evaluasi karya.
Berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB, workshop ini bertujuan mengembangkan kreativitas dan kemampuan anak-anak dalam menceritakan kehidupan di lingkungan mereka melalui media digital.
Dengan pendampingan pemateri yang memiliki pengalaman di bidang media, peserta diperkenalkan pada proses menggali ide cerita, merekam gambar, mengolah video, dan menyampaikan informasi secara menarik.
BACA JUGA:Downgrade! Kelas Menengah Indonesia Makin Terhimpit, 1,2 Juta Orang Turun Kelas, Daya Beli Terancam
Dr. Santi Delliana, S.Sos., M.I.Kom., dosen pendamping kegiatan, menegaskan bahwa jurnalistik tidak hanya berkaitan dengan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan mendengarkan dan memahami cerita masyarakat.
“Kami tidak hanya ingin mengajarkan cara membuat video. Lewat kegiatan ini, mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi (MIKOM) UPH belajar bahwa jurnalistik dimulai dari kemauan untuk mendengar dan melihat dengan sungguh-sungguh. Anak-anak di Kampung Nelayan Cilincing punya banyak cerita tentang laut, keluarga, dan keseharian mereka, tetapi cerita-cerita itu jarang muncul di media. Dengan bekal storytelling, teknik dasar perekaman, dan editing, kami berharap mereka dapat menceritakan kampung mereka dengan suara mereka sendiri. Bagi mahasiswa, ini kesempatan untuk membawa ilmu dari ruang kelas ke tengah masyarakat dan melihat langsung manfaatnya,” ujar Santi.
Syamsudin Ilyas, pendiri Jurnalis Cilik, menyampaikan bahwa para peserta menyambut positif kegiatan ini. Workshop tersebut menjadi pengalaman pertama bagi mereka dalam mempelajari jurnalistik digital, khususnya proses pembuatan dan penyuntingan video.
Ia berharap program serupa dapat kembali dilaksanakan agar semakin banyak anak memperoleh kesempatan untuk mengenal dunia jurnalistik digital serta mengembangkan kreativitas dan keterampilan bercerita melalui media video.
BACA JUGA:Korlantas Polri Mulai Operasi Patuh 2026, Sasar 11 Pelanggaran, Utamakan Pendekatan Humanis
Tim pelaksana terdiri atas Angel sebagai ketua tim, Ibu Santi Delliana sebagai anggota dosen, serta Frisca, Rade Situti, dan Tiffani Yulita sebagai anggota mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa menerapkan ilmu komunikasi secara langsung, sementara anak-anak memperoleh ruang untuk mengangkat cerita tentang kehidupan masyarakat pesisir melalui karya audiovisual.
MIKOM UPH berharap workshop jurnalistik digital ini dapat memperkuat literasi digital anak-anak, meningkatkan kepercayaan diri dalam menyampaikan gagasan, serta mendorong keberlanjutan kolaborasi edukatif antara perguruan tinggi, praktisi media, dan masyarakat. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: