Bus PO Penantian Utama Masuk Jurang di Wilayah Tanjakan Mayit Bengkunat, AKP Suhairi Beberkan Kronologinya

Bus PO Penantian Utama Masuk Jurang di Wilayah Tanjakan Mayit Bengkunat, AKP Suhairi Beberkan Kronologinya

Kondisi bus PO Penantian Utama BE 7030 FU yang terperosok ke jurang dengan kedalaman 50 meter di jalan lintas barat (Jalinbar) kawasan TNBBS, Tanjakan Mayit, Pekon Pemerihan, Kecamatan Bengkunat, Pesisir Barat, Selasa 17 Mei 2022. -Dok. Polsek Bengkunat-Disway.id

BENGKUNAT, DISWAY.ID - Bus PO Penantian Utama BE 7030 FU yang membawa 32 penumpang terperosok ke jurang dengan kedalaman 50 meter.

Bus PO Penantian Utama itu melintas di Jalan Lintas barat (Jalinbar) tepatnya di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Tepatnya di Tanjakan Mayit, Pekon Pemerihan, Kecamatan Bengkunat, Pesisir Barat, Selasa 17 Mei 2022.

BACA JUGA:Ngeri! Angkot Sarat Penumpang Terjun ke Jurang 20 Meter di Bandung

Peristiwa terjadi sekira pukul 13.00 WIB itu menewaskan satu orang. Empat luka berat dan lainnya luka ringan.

Kapolsek Bengkunat AKP Suhairi mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Hadi Saepul Rahman mengatakan, kecelakaan berawal saat bus yang dikemudikan oleh Firdaus (49).

Diketahui Firdaus merupakan warga Desa Bumiagung, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran melaju dari Bandarlampung menuju Pesisir Barat.

“Setibanya di Tanjakan Mayit, posisi jalan menikung ke arah kiri dan menurun,” jelas AKP Suhairi.

BACA JUGA:Supir Bus Tewaskan 14 Penumpang Diduga Gunakan Sabu, Kecepatan Hingga 100 Km/H

Pengemudi mencoba mengurangi kecepatan dan menginjak rem. Namun rem tidak berfungsi atau blong.

Bus langsung hilang kendali dan masuk jurang yang ada di sisi kanan. “Bus tersebut masuk ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 50 meter,” jelasnya.

Ditambahkan Suhairi, korban tewas adalah penumpang atas nama Nariati Zen (57), warga Kedamaian, Kota Bandar Lampung.

Nariati Zen mengembuskan nafas terakhir dalam perjalanan ke Puskesmas Bengkunat.

BACA JUGA:Kecelakaan Bus Tol Mojokerto, Sopir Bus Diduga Dalam Pengaruh Narkotika

Sumber: radar lampung