Hepatitis Akut Misterius Bisa Jadi Pandemi Baru? Simak Jawaban dr Siti Nadia

Hepatitis Akut Misterius Bisa Jadi Pandemi Baru? Simak Jawaban dr Siti Nadia

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyampaikan soal kasus hepatitis akut yang dianggap masih misterius penyebabnya--

JAKARTA, DISWAY.ID - Penyakit hepatitis akut misterius menjadi isu cukup membuat publik heboh. Pasalnya, ada anggapan jika penyakit ini dapat menjadi pandemi baru.

Namun anggapan ini langsung dijawab oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tamizi.

Berdasarkan data, ia menilai penyakit hepatitis akut misterius kecil kemungkinan menjadi pandemi baru seperti halnya Covid-19, setelah melihat perkembangan kasus baik di dunia maupun di Indonesia.

BACA JUGA:Kran Ekspor Minyak Goreng Dibuka Senin, Jokowi: Jangan Main-main Lagi Ya!

"Kalau kita lihat perkembangan kasus, kalau masih berkembang seperti situasi pandemi, rasanya kecil sekali," Nadia dalam diskusi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis 19 Mei 2022.

Katanya, kondisi penyakit hepatitis akut misterius sejauh ini belum dapat mengancam lebih banyak sehingga menyebabkan aktivitas publik terganggu dalam skala besar.

"Karena kondisinya tidak ada mengancam lebih banyak dan menyebabkan aktivitas terganggu," lanjut Nadia. 

Dari data yang dimiliki Kemenkes, dr Nadia membeberkan jumlah kasus di dunia terkait penyakit hepatitis akut misterius ini.

BACA JUGA:Kementrian Kesehatan UEA Laporkan 298 Kasus Corona Baru

Terdapat 436 kasus hepatitis akut misterius dari 27 negara. Sementara itu, kata dia, sejauh ini di Indonesia baru terdapat 1 kasus kematian dari 4 kasus yang masih terpending kalsifikasinya.

"Indonesia melihat 1 kasus kematian dengan 4 kasus yang masih pending klasifikasi," kata dia.

Nadia juga menyampaikan bahwa penyakit ini mirip dengan gejala hepatitis A yang menular melalui makanan.

Oleh karena itu, Kemenkes mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dan gaya hidup sehat setiap kali makan. 

BACA JUGA:Jokowi Izinkan Ekspor Minyak Goreng Kembali Dibuka

Sumber: