Banyak Parpol Rekrut Kader NU, Miliki Bergaining Tinggi?

Banyak Parpol Rekrut Kader NU, Miliki Bergaining Tinggi?

Pengamat Politik, Ujang Komarudin.-Rafi Adhi Pratama-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Partai politik disebut mempunyai strategi dengan merekrut beberapa warga Nahdatul Ulama (NU) untuk menjadi pengurusnya.

Apa pertimbangan parpol rekrut kader NU? Pengamat Politik, Ujang Komarudin mengutarakan, di antaranya lantaran NU memiliki bergaining yang tinggi.

"Dalam konteks pemilihan langsung, itu bergaining ya sangat tinggi mangkanya banyak partai politik merekrut untuk bisa jadi pengurus partai politik," katanya kepada disway.id, Minggu 25 September 2022.

BACA JUGA:Kabar Baik, Pemain Persebaya Higor Vidal Telah Sembuh dan Siap Lawan Arema FC

BACA JUGA:Bukan Hanya PKS, Prabowo Disebut Pertimbangkan Khofifah

Menurutnya, pemilih NU juga dinilai cukup banyak. Inilah yang membuat nilai lebih dari NU.

"Karena secara jumlah pemilih NU paling banyak. Ini potensinya akan digarap oleh semua partai," ungkap Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini.

"Baik NU yang ber-KTA yang punya kartu anggota atau non keanggotaan. Jumlah ormas terbesar," tambahnya.

Oleh karena itu, NU menjadi pihak yang dicari oleh partai politik. Simpul-simpul NU juga menjadi tujuan utama Calon Presiden dan Wakil untuk didatangi bersilahturahmi.

"NU itu jadi bagian yang selalu dicari dalam Pilpres ini. Kalau diperhatikan, Capres dan Cawapres itu selalu sowan ke NU," tandasnya.

BACA JUGA:Update Kecelakaan Beruntun Gegara Asap di Tol Pejagan-Pemalang: Polisi Periksa 27 Saksi

BACA JUGA:Menang Lawan Curacao, Shin Tae Yong Ungkap Alasan Yakob Sayuri Dipasang Posisi Bek Sayap

NU diketahui merupakan organisasi Islam terbesar di dunia yang menganut paham Ahlussunah wal Jama'ah. 

NU memiliki anggota berkisar dari 40 juta pada 2013 hingga lebih dari 108 juta pada 2019.

Sumber: