Jenderal Andika Respons Tegas Anggota TNI yang Terlibat Jual Beli Senjata di Jayapura: Jangan Dianggap Biasa!

Jenderal Andika Respons Tegas Anggota TNI yang Terlibat Jual Beli Senjata di Jayapura: Jangan Dianggap Biasa!

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. -DNN-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa respons tegas soal anggota TNI ada yang diduga terlibat dalam praktik jual beli senjata di Jayapura, Papua.

Jenderal Andika bersama tim hukum TNI belum lama ini menggelar rapat rutin, seperti yang ditayangkan melalui kanal YouTube Jenderal Andika Perkasa.

Jenderal Bintang Empat ini tampak geram ketika mengetahui laporan dari Orjen TNI Marsda Reki Irene Lumme, yang menyebut ada seorang anggota TNI diduga terlibat jual beli senjata di Jayapura.

BACA JUGA:1.170 Hektare Lahan di Deli Serdang Dikupas, Yusril Bersama Panglima TNI Andika Perkasa Cari Jalan Keluar

Menurut laporan itu, kasus ini rupanya masih dalam proses pemberkasan di Pomdam Cendrawasih. Diketahui senjata yang diperjual belikan itu adalah senjata jenis rakitan.

"Berikutnya adalah kasus di Jayapura jual beli senjata dan amunisi yang melibatkan anggota TNI dan ASN, untuk berkas pertama perkara senjata rakitan masih pada proses Pomdam Cendrawasih," jelas Marsda Reki Irene, dilihat Disway.id, Kamis 29 September 2022.

Mengetahui hal tersebut, respons Jenderal Andika Perkasa tampak geram karena kasus tersebut belum ada yang menjadi tersangka.

"Ini kenapa yang tersangkanya malah lama ini?" tanya Andika.

BACA JUGA:KSAD Jenderal Dudung Beber Alasan Tak Hadir saat RDP DPR: Itu Perintah Panglima TNI

Dirbindik Puspom AD Kolonel TNI Abidin menjelaskan, perkara kasus tersebut sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi.

Akan tetapi, katanya, saksi yang diperiksa dinilai tak mengakui keterlibatannya dalam kasus jual beli senjata di Jayapura saat diperiksa oleh Denpom Serang.

"Siap Bapak, izin menjelaskan, terkait masalah pertama jual beli senjata ini ada pemeriksaan saksi di Denpom Serang," buka Abidin.

Selain itu, Abidin juga mengatakan, tim penyidik akan kembali melakukan pendalaman terkait kasus jual beli senjata ini.

BACA JUGA:Gak Percaya! Keluarga Brigadir J Desak LPSK Gandeng TNI, Hasto Atmojo: Izinnya ke Panglima Karena...

Sumber: