Sudah 3 Pekan Kasus Kematian 1 Keluarga di Kalideres Belum Terungkap, IPW: Kasus Kelamaan!

Sudah 3 Pekan Kasus Kematian 1 Keluarga di Kalideres Belum Terungkap, IPW: Kasus Kelamaan!

Pagar TKP rumah 1 keluarga yang ditemukan tewas hingga mengering di Kaliders, Jakarta Barat-Andrew Tito-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Misteri kasus kematian satu keluarga yang mengering di Kalideres, Jakarta Barat sudah memasuki tiga pekan dan masih belum juga ada rilis resmi mengenai hasil penyelidikan dari Polda Metro Jaya mengenai motif kasus tersebut.

Menanggapi hal tersebut, pengamat dari ketua Indonesia Police Watch (IPW) mengatakan, semestinya polisi tidak perlu berlaru-larut dalam proses penyelidikan.

BACA JUGA:Heru Budi Cek Proyek Sodetan Kali Ciliwung di Jatinegara

BACA JUGA:Biar Tidak Salah, Ini 5 Tips Buat Kamu yang Mau Waxing Pertama Kali, Ladies Wajib Catat!

Apa lagi sudah ada petunjuk kalau kematian mereka atas dasar keinginan sendiri, diharapkan misteri kasus kematian satu keluarga mengering bisa terungkap.

"Semestinya hasil forensik ini yang menjelaskan sebab dan waktu kematian sudah bisa dipublikasikan," ujar Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso dalam keterangannya, Kamis 1 Desember 2022.

Sugeng juga mengatakan, dalam hal ini tugas kepolisian adalah memastikan apakah ada bentuk tindak pidana dari kematian sekeluarga di Kalideres. 

BACA JUGA:Skandal! Geger Soal Cancelled Balenciaga di TikTok Gegara Iklan Berunsur Eksploitasi Anak

BACA JUGA:Link Download Sigma Battle Royale Android Mod APK Terbaru, Sempat Lenyap dari Playstore, 2 Link Tersedia Klik di Sini

Namun beberapa waktu lalu polisi juga mengungkapkan kecil kemungkinan akan adanya tindak pidana tersebut.

"Apabila keempat korban meninggal atas keinginannya sendiri apalagi ditemukan beberapa barang bukti di lokasi yang mengarah bahwa kematian korban karena terkait dengan keyakinan yang mereka jalani terkait dengan konsep pemikiran Apokaliptik maka kasus ini tidak perlu berlama-lama," tegas Sugeng.

Menurut Sugeng, bukan hanya itu, sosok keempat anggota keluarga itu memang dikatakan cukup tertutup dengan tetangganya. 

BACA JUGA:Belum Temui Kesepakatan, Warga Kampung Bayam Ancam Bertahan di Depan Balaikota

BACA JUGA:Pempov DKI Akan Bicara dengan Jakpro Terkait Tarif Sewa Rusun Bagi Warga Kampung Bayam

Sumber: