VIRAL! Kakek Pemulung Tolak BLT: 'Saya Masih Bisa Kerja'

VIRAL! Kakek Pemulung Tolak BLT: 'Saya Masih Bisa Kerja'

Seorang pemulung menolak bantuan BLT dari Kepolian-Istimewa-disway.id

JAKARTA, DISWAY.ID - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang kakek berbaju merah berdebat dengan petugas kepolisian.

Nampak ia memegang uang Rp50.000 dan Rp100.000 an ditangannya dan berusaha memberikan uang tersebut pada polisi. Disitu ada petugas Babimkamtibnas dan Babinsa Desa.

Pasalnya kakek tersebut berhak menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah, namun ia menolak dengan alasan masih bisa bekerja.

“Tidak, saya mau bilang mohon maaf, saya dapat surat terkait tempat tinggal ini. Saya tidak bisa dicegah, saya takut sekali pak," tuturnya. 

"Tempat tinggal ini peninggalan orangtua saya. Kan saudara saya sudah tidak ada,” imbuhnya.

BACA JUGA:Ormas Islam Jakarta Gandeng Pemprov DKI Salurkan Donasi ke Korban Bencana Gempa Bumi di Cianjur

Namun polisi menyanggahnya dan memberikan penjelasan bahwa uang yang ia terima merupakan haknya.

“Lah ini hak Anda,” kata polisi dalam video tersebut.

Namun Sukadi (68) bersikeras menolak bantuan yang diberikan oleh pihak kepolisian, padahal ia

bekerja sebagai pemulung dengan pendapatan Rp15.000-Rp20.000 dan hidup sebatang kara.

“Tidak usah saya masih bisa bekerja,” katanya.

Sukadi tinggal di Kelurahan Munggut Kecamatan Wunggu, Madiun, Jawa Timur. 

BACA JUGA:Kalender Pendidikan Tahun 2022 - 2023, Lengkap Jadwal Libur Sekolah hingga Tahun Ajaran Baru

Rumahnya pun berdinding papan bekas dan atapnya merupakan plastic yang ditindih kayu dan bambu secara tidak beraturan.

Sumber: