Respons Mengejutkan Partai Buruh Soal Gagasan Koalisi Permanen Prabowo

Respons Mengejutkan Partai Buruh Soal Gagasan Koalisi Permanen Prabowo

Respons Mengejutkan Partai Buruh Soal Gagasan Koalisi Permanen Prabowo-dok Disway-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Partai Buruh memberikan respons terhadap ide koalisi permanen KIM Plus yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Ketua Tim Khusus Pemenangan Partai Buruh, Said Salahudin, menilai bahwa gagasan tersebut bukanlah hal baru.

BACA JUGA:Pengamat Soroti Tawaran Prabowo Bentuk Koalisi Permanen KIM, Apa Dampaknya di Masa Depan?

BACA JUGA:PDIP Pilih Tak Terlibat Koalisi Permanen KIM yang Digagas Prabowo

Ia mengingatkan bahwa pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), konsep koalisi permanen sudah pernah dicoba, meskipun gagal terwujud.

"Di awal pemerintahan terbangun kemesraan, tetapi begitu mendekati pemilu berikutnya muncul keretakan," katanya dalam konfirmasinya, Senin 17 Febuari 2025.

Meskipun demikian, ia menilai bahwa secara teori, koalisi permanen memiliki dasar yang kuat dalam perspektif hukum tata negara, dan banyak negara demokrasi yang sudah mengimplementasikan model ini.

BACA JUGA:Soal Rencana Koalisi Permanen KIM Plus, PDIP Tak Gak Mau Ambil Pusing

BACA JUGA:Soal Rencana Koalisi Permanen Prabowo, Jubir Anies: Rakyat Jadi Penilai Utama Kebijakan Pemerintah

Salahudin juga menyebutkan bahwa koalisi permanen dapat tercermin di parlemen melalui dua fraksi besar, satu yang mendukung pemerintah dan satu lagi sebagai penyeimbang atau oposisi.

Meskipun mengakui kegagalan sebelumnya, Partai Buruh menghormati gagasan yang diajukan oleh Partai Gerindra, dengan harapan mungkin koalisi permanen bisa terwujud di era kepemimpinan Prabowo Subianto.

Selain itu, Partai Buruh saat ini tengah mempersiapkan sistem rekrutmen calon presiden dan wakil presiden yang mengutamakan kehendak rakyat.

"Kami sudah membentuk Tim Pencapresan yang kebetulan saya ditunjuk sebagai ketuanya," ujar Said Salahudin.

BACA JUGA:Cak Imin: Prabowo Tawarkan Koalisi Permanen, Berlaku Sampai Kapan Pun

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads