PT Sanken Indonesia Tutup Pabrik, Bagaimana Nasib Ratusan Karyawan?

Kemenperin akan beri pelatihan eks Karyawan usai PT Sanken Indonesia akan tutup pada Juni 2025 nanti-PT Sanken Indonesia-
JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah berdiri selama dua dekade lebih, PT Sanken Indonesia secara resmi telah mengumumkan akan menutup pabriknya pada Juni 2025 nanti.
Keputusan ini sendiri diambil setelah perusahaan mengalami kerugian sejak tahun 2019 lalu.
BACA JUGA:Pabrik Sanken Dikabarkan Segera Tutup, Kemenperin Ungkit Permasalahannya
BACA JUGA:Sanken Indonesia Bantah Isu Tutup: Bukan Bagian dari PT Sanken Argadwija
Menurut Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemennterian Perindustrian (Kemenperin), Setia Diarta, rencana penutupan PT Sanken Indonesia merupakan permintaan langsung dari perusahaan induknya di Jepang, Sanken Electric.
"Pada Februari 2024 ini telah diputuskan dan diinformasikan kepada customer dan karyawan bahwa PT Sanken Indonesia akan stop line production pada Juni 2025," ujar Setia kepada Disway, pada Jumat 21 Februari 2025.
Terkait pemberian pesangon sendiri, Setia juga menyatakan bahwa pihak manajemen PT Sanken Indonesia telah bernegosiasi dengan karyawan untuk penyelesaian pesangon dan hak lainnya sebagaimana yang telah diatur oleh Undang-Undang Ketenagakerjaan. Selain itu, dirinya juga menambahkan bahwa PT Sanken Indonesia tengah mengupayakan agar tenaga kerja Sanken Indonesia dapat segera mencari pekerjaan baru.
"PT Sanken Indonesia berupaya memberikan pelatihan kewirausahaan kepada pekerjanya yang berminat, dan perusahaan sedang menjalin komunikasi dengan sesama perusahaan PMA Jepang yang berada di sekitar lokasi pabrik, untuk dapat menyerap tenaga kerja Sanken Indonesia," jelas Setia.
BACA JUGA:3 Produk Tebaru Sanken, Dispenser, Kulkas Serta Mesin Cuci Dengan Teknologi Anti Bacterial
Menurut Setia, ada beberapa alasan yang menyebabkan PT Sanken Indonesia memutuskan akan menghentikan operasional produksinya. Salah satunya adalah karena tidak adanya dukungan pemutakhiran desain dan teknologi dari induk perusahaan di Jepang akibat penjualan divisi terkait.
"Pada periode tahun 2017 – 2019, divisi terkait power supply dan transformator di perusahaan induk dijual kepada grup perusahaan lain di Jepang. namun kepemilikan PT Sanken Indonesia tidak ikut berpindah sehingga berakibat tidak ada lagi dukungan pemutakhiran desain dan teknologi produk terhadap PT. Sanken Indonesia dari perusahaan induk di Jepang," jelas Setia.
PT Sanken Indonesia berdiri sejak tahun 1997 di kawasan industri MM 2100 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Total investasi yang telah mereka gelontorkan sebanyak Rp49 miliar yang merupakan penanaman modal asing (PMA). Perusahaan ini menyerap tenaga kerja sekitar 457 orang.
PT Sanken Indonesia sendiri adalah perusahaan yang menekuni sektor otomotif dan elektronik. Diketahui, salah satu produk yang dihasilkan oleh perusahan ini adalah swicth mode power supply dengan kapasitas produksi sebesar 3,95 juta pcs per tahun, dan transformator dengan kapasitas produksi mencapai 4,32 juta pcs per-tahun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: