Kondisi Terkini Paus Fransiskus Kritis, Berjuang Lawan Pneumonia Ganda dan Harus Transfusi
Vatikan mengabarkan kondisi Paus Fransiskus kritis--AFP
JAKARTA, DISWAY.ID - Paus Fransiskus, yang kini berusia 88 tahun, tengah berjuang melawan pneumonia ganda yang sangat serius.
Dalam keadaan kritis, Paus Fransiskus masih terus berusaha bertahan, meski laporan terbaru dari Vatikan menunjukkan ada sedikit harapan setelah malam yang "tenang" pasca-kejadian krisis pernapasan dan transfusi darah.
Dilansir dari Al Jazeera, sejak masuk Rumah Sakit Gemelli di Roma pada 14 Februari setelah mengeluhkan kesulitan bernapas selama beberapa hari, Paus Fransiskus didiagnosis menderita pneumonia pada kedua paru-parunya.
Kondisi medisnya yang kompleks membuat prognosisnya sangat hati-hati, mengingat infeksi serius ini melibatkan lebih dari satu mikroorganisme.
Pada hari Sabtu, Vatikan mengungkapkan bahwa Paus Fransiskus membutuhkan oksigen tambahan dan transfusi darah setelah mengalami krisis pernapasan yang mirip asma yang berlangsung lama.
Pneumonia ganda ini memengaruhi kedua paru-paru, menyebabkan peradangan dan jaringan parut, yang membuat pernapasan sangat sulit.
BACA JUGA:Densus 88 Sebut 7 Orang Dibekuk Aksi Teror Melalui Sosmed, Saat Kunjungan Paus Fransiskus di Jakarta
Paus Fransiskus, yang telah memimpin Gereja Katolik sejak 2013, memiliki riwayat kesehatan yang rentan.
Sejak muda, ia pernah menderita pleuritis dan bahkan menjalani operasi pengangkatan sebagian paru-parunya, menjadikannya lebih rentan terhadap infeksi paru-paru.
Mendengar berita ini, umat Katolik di seluruh dunia semakin khawatir. Pada Misa di Basilika Santo Petrus, Uskup Agung Rino Fisichella mengajak jemaat untuk meningkatkan intensitas doa mereka bagi Paus.
Di Roma, Keuskupan Roma mengumumkan Misa khusus untuk mendoakan agar Paus diberi kekuatan melewati masa ujian berat ini.
Di luar Rumah Sakit Gemelli, ribuan umat berkumpul dengan penuh harapan, berdoa di depan patung Paus Yohanes Paulus II yang pernah menerima perawatan di rumah sakit tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: