Duka Wafatnya Paus Fransiskus, Ketum GP Ansor: Beliau Simbol Keteladanan Moral Dunia
GP Ansor ketika bertemu Paus Fransiskus di Vatikan-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Addin Jauharudin, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus.
"Paus Fransiskus bukan hanya pemimpin umat Katolik. Beliau adalah simbol keteladanan moral dunia. Seorang pemersatu, yang dengan rendah hati dan welas asih menjembatani berbagai perbedaan demi kemanusiaan yang utuh," ujar Addin Jauharudin, Selasa, 22 April 2025.
Duka ini terasa semakin dalam karena GP Ansor memiliki kenangan indah dalam perjumpaan langsung dengan Paus Fransiskus pada Agustus 2024 di Vatikan.
BACA JUGA:100 Tahun KRL di Indonesia, Depo KRL Depok Terluas di Asia Tenggara Akan Dibuka untuk Umum
BACA JUGA:Prabowo Akan Bertemu dengan Wakil PM Malaysia di Istana Negara Hari Ini
Dalam pertemuan bersejarah itu, rombongan GP Ansor yang dipimpin langsung oleh Addin Jauharudin disambut hangat oleh Paus. Paus pun menitipkan pesan mendalam kepada GP Ansor.
"Teruslah menjadi jembatan kasih, menjaga semangat persaudaraan di tengah keberagaman. Dunia membutuhkan suara-suara damai dari kelompok-kelompok muda seperti kalian. Jangan takut untuk berdiri di tengah demi perdamaian," pesan Paus saat itu.
Pertemuan itu menjadi peneguh bahwa perjuangan GP Ansor dalam merawat nilai-nilai toleransi, kebhinekaan, dan solidaritas lintas agama sejalan dengan misi Paus Fransiskus dalam membangun dialog antarumat beragama yang sejati.
"Kami merasa sangat terhormat pernah diberi kesempatan mendengarkan langsung nasihat beliau. Itu adalah warisan spiritual yang akan terus kami jaga. Semoga nilai-nilai luhur yang beliau wariskan menjadi cahaya yang membimbing langkah kita semua," tambah Addin.
BACA JUGA:Tega! Oknum Polisi Diduga Perkosa Tahanan Wanita Polres Pacitan, Polda Jatim Tahan Aiptu Lilik
BACA JUGA:Ormas di Depok Aniaya Polisi Selain Bakar Mobil
Addin juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momen ini sebagai refleksi bersama tentang pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman, serta meneruskan perjuangan cinta kasih dan kemanusiaan lintas batas yang telah diwariskan oleh Paus Fransiskus.
"Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kedamaian abadi kepada beliau, dan menguatkan umat Katolik di seluruh dunia. Mari kita teruskan warisan moral beliau dalam membangun dunia yang damai, adil, dan penuh cinta kasih," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: