Draeger Indonesia Dukung Pemerataan Akses Kesehatan Teknologi Terbaru

Draeger Indonesia Dukung Pemerataan Akses Kesehatan Teknologi Terbaru

Draeger Indonesia Dukung Pemerataan Akses Kesehatan Teknologi Terbaru-Istimewa-

 

JAKARTA, DISWAY.ID-- Akses ke layanan kesehatan yang memadai merupakan hak asasi setiap warga negara.

 

Namun, pemerataan akses masih menjadi tantangan besar yang berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:Menko Airlangga Undang Swiss untuk Berkolaborasi di Berbagai Area Strategis

BACA JUGA:Kongres Biasa PSSI Diskors Sementara Lantaran Erick Thohir Tiba-tiba Dipanggil ke Istana

 

Oleh karena itu, pemerintah telah meluncurkan enam pilar transformasi kesehatan untuk mempercepat peningkatan layanan kesehatan.

 

Khususnya di pilar ke-tiga mengenai Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan yang memegang peran penting untuk mempertahankan sistem kesehatan yang baik ditengah ancaman kesehatan global.

 

Hal ini juga mencakup pembuatan atau produksi hingga distribusi farmalkes yang lancar dan bisa diproduksi di dalam negeri.

 

Draeger Indonesia, sebagai pelopor internasional di bidang teknologi keselamatan dan medis mendukung pilar ke-tiga dari transformasi kesehatan dan pilar ke-lima, bekerja sama dengan mitra strategis baik dari pemerintah, industri dan asosiasi profesi kesehatan.

BACA JUGA:Program Tanazul Ditunda, Jemaah Haji Indonesia Diminta Tetap Mabit di Mina

BACA JUGA:Mendag Terima Kunjungan INTCC, Perkuat Kolaborasi Ekspor ke Thailand

 

Kemitraan ini juga dilakukan dalam rangka menyambut peluncuran alat kesehatan yang diproduksi lokal dalam waktu dekat. Secara keseluruhan, inisiasi dan komitmen ini untuk mendukung resiliensi sistem kesehatan di Indonesia.

 

Pilar ke-tiga dari transformasi kesehatan menekankan pada beberapa hal penting yaitu Kemandirian Farmasi dan Alkes, dimana penting untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor dengan mendorong produksi alat kesehatan dan obat-obatan di dalam negeri.

 

Transformasi kesehatan juga harus sejalan dengan transformasi pilar ke-lima yaitu SDM kesehatan.

 

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dinamika kebutuhan kesehatan masyarakat menghadirkan tantangan yang semakin kompleks dalam pelayanan kesehatan.

 

Namun, dengan kerja sama dan komitmen bersama, pelayanan kesehatan terutama di unit-unit krusial seperti ICU dan ruang operasi, yang lebih baik dapat terwujud.

BACA JUGA:Untuk Keempat Kalinya, Dejan/Fadia Kalah Berturut-turut dari Wakil Thailand: Kali Ini di Indonesia Open

BACA JUGA:Bangun Masa Depan Karir yang Stabil dan Dinamis bersama PT Serasi Autoraya (SERA)

 

“Kesiapan tenaga kesehatan perlu dilakukan lebih dulu sebelum implementasi teknologi kesehatan. Hal ini sangat penting untuk memastikan teknologi kesehatan dapat digunakan secara maksimal dan dapat memberi layanan kesehatan sesuai dengan yang diharapkan,“ Managing Director Draeger Indonesia, Ratna Kurniawati.

 

„Draeger Indonesia, memiliki filosofi "Teknologi untuk Kehidupan", dimana produk kami memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan lingkungan dengan beragam cara.

 

„Salah satu upaya memaksimalkan kontribusi tersebut adalah melalui peningkatan kompetensi para pengguna produk kami, yaitu tenaga kesehatan,“ jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads