Media Asing Soroti Penjarahan Rumah 3 Anggota DPR dan Menteri Sri Mulyani, Disebutnya Kemarahan Rakyat
Rumah Politisi PAN, Uya Kuya, di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, menjadi sasaran amuk massa pada Sabtu malam 30 Agustus 2025-Disway.id/Hasyim Ashari-
JAKARTA, DISWAY.ID– Indonesia kembali menjadi pusat perhatian dunia setelah gelombang demonstrasi berujung ricuh pada akhir Agustus 2025, yang memuncak dengan aksi penjarahan rumah 3 anggota DPR RI dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Sejumlah media asing yang memberitakan aksi penjarahan atas rumah Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio hingga Nara Urbach itu, dikaitkan adanya kematian tragis pengemudi ojek online Affan Kurniawan.
Disebutkan, pada 28 Agustus 2025, pengemudi ojol tewas dilindas kendaraan taktis Brimob di tengah demonstrasi.
BACA JUGA: Jam Tangan Richard Mille Ahmad Sahroni Senilai Rp11,7 Miliar Dikembalikan Keluarga Pelaku Penjarahan
Selain itu, kemarahan publik terhadap kebijakan DPR seperti tunjangan rumah anggota parlemen, tak luput diberitakan oleh sejumlah media asing tersebut.
Media asing seperti The Star, Malay Mail, CNA, dan Bangkok Post ikut menggambarkan bahwa aksi penjarahan rumah pejabat sebagai puncak frustrasi rakyat terhadap elite politik.
Mulanya, mereka memberitakan, gelombang demonstrasi dimulai pada 28 Agustus 2025 di Jakarta, dengan massa menuntut keadilan atas kematian Affan Kurniawan dan reformasi kebijakan DPR yang dianggap tidak berpihak pada rakyat.
Aksi ini menyebar ke berbagai kota, berujung ricuh dengan pembakaran fasilitas umum seperti Gedung DPRD Makassar, DPRD dan Gedung DPRD Solo. Puncaknya, pada 30–31 Agustus 2025, massa menargetkan rumah pribadi pejabat.
BACA JUGA:Polda Metro Jaya Kantongi Identitas Pelaku Penjarahan Rumah Sahroni hingga Sri Mulyani
Rumah anggota DPR seperti Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi sasaran pertama pada 30 Agustus sore.
Massa merusak properti dan menjarah barang-barang berharga, diduga dipicu ucapan kontroversial Sahroni yang menyebut pengkritik DPR sebagai "orang tolXXX sedunia".
Selanjutnya, rumah Uya Kuya di Duren Sawit, Jakarta Timur, dan Eko Patrio di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, juga dijarah. Uya Kuya bahkan menyebut aksi itu sebagai "pelajaran", sementara Eko Patrio memilih diam.
Pada Minggu dini hari, 31 Agustus 2025, rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jalan Mandar, Bintaro, Tangerang Selatan, menjadi target. Aksi terjadi dalam dua gelombang: pertama sekitar pukul 00.30 WIB dan kedua pukul 03.30 WIB.
BACA JUGA:Usai Rumah Dijarah, Sri Mulyani Beri Respons Tegas
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: