Sempat Dinonaktifkan Buntut Tunggakan Rp30 M, BPJS Kesehatan Wilayah Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati Kembali Aktifkan
Sempat dinonaktifkan buntut tunggakan Rp30 M, layanan BPJS wilayah Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati kembali diaktifkan setelah pihak Pemda melakukan MoU dengan BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Linggau.-Dian - Lahatpos-
EMPAT LAWANG, DISWAY.ID – Sempat dinonaktifkan buntut tunggakan Rp30 M, layanan BPJS wilayah Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati kembali diaktifkan setelah pihak Pemda melakukan MoU dengan BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Linggau.
Dalam MoU ini, Pemkab Empat Lawang mulai mencicil pembayaran sebesar Rp20 miliar dari total tunggakan ke BPJS Kesehatan.
Diketahui bahwa layanan BPJS Kesehatan Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati sempat dihentikan karena adanya tunggakan pembayaran oleh Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.
Adapun MoU pembayaran tunggakan tersebut ditanda oleh Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad bersama BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Linggau secara pada Kamis 2 Oktober 2025.
BACA JUGA:Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Bakal Pindahkan Patung Jenderal Sudirman, Ini Alasannya!
Nota kesepahaman (MoU) terkait pengaktifan kembali layanan BPJS Kesehatan di wilayah Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati ini merupakan langkah penting dalam peningkatan layanan kesehatan masyarakat.
Dengan adanya penandatanganan MoU tersebut, maka masyarakat Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati dapat kembali mendapatkan layanan BPJS Kesehatan.
Dalam MoU tersebut Bupati Joncik Muhammad dan Wakil Bupati Arifai, Pemkab Empat Lawang berkomitmennya mulai mencicil pembayaran sebesar Rp20 miliar dari total tunggakan yang mencapai Rp30 miliar.
BACA JUGA:Trionda Jadi Bola Resmi Piala Dunia 2026, Begini Desain dan Teknologinya
BACA JUGA:Mengenal Kartu Hijau Diterapkan FIFA di Piala Dunia U20 Chili
“Alhamdulillah, hari ini MoU sudah ditandatangani. Ini adalah janji politik saya sebelum Pilkada 2025 yang sekarang kami realisasikan. Saya berharap layanan bisa aktif 1 Oktober, namun sesuai regulasi baru bisa dimulai 1 November," jelas Joncik.
"Saya mohon maaf, yang penting proses sudah berjalan dan Insya Allah layanan segera aktif,” kata Bupati Joncik.
Joncik juga mengakui dirinya sempat bereaksi tegas saat proses MoU berlangsung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: