Hamas Terima Perjanjian Gencatan Senjata, Ingin Akhiri Genosida Gaza

Hamas Terima Perjanjian Gencatan Senjata, Ingin Akhiri Genosida Gaza

Dalam pernyataan resminya, pimpinan Hamas menegaskan bahwa keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan tiga faktor utama, termasuk upaya menghentikan genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza--X @shaykhsulaiman

JAKARTA, DISWAY.ID – Hamas resmi menerima rancangan perjanjian gencatan senjata dengan Israel.

Dalam pernyataan resminya, pimpinan Hamas menegaskan bahwa keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan tiga faktor utama, termasuk upaya menghentikan genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza.

Pernyataan tersebut dikutip dari unggahan jurnalis dan analis geopolitik Sulaiman Ahmed, melalui akun X resminya @ShaykhSulaiman_, Minggu 5 Oktober 2025.

BACA JUGA:Gempar! Trump dan Netanyahu 'Paksa' Hamas Terima Blueprint '20 Poin Perdamaian Gaza', Arab Saudi Cs Dukung Penuh

“Ketika mempelajari dan membaca rencana tersebut, ada tiga faktor yang kami pertimbangkan sebelum membuat keputusan,” ujar pemimpin Hamas dalam pernyataan resminya.

Pertama, kata dia, keputusan itu diambil berdasarkan tekad untuk menghentikan genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza, membawa bantuan kemanusiaan, serta mengakhiri penderitaan yang telah berlangsung hampir dua tahun.

Kedua, Hamas menegaskan tanggung jawab nasional untuk berkoordinasi dengan berbagai faksi perlawanan Palestina lain yang juga berjuang di Gaza.

BACA JUGA:Qatar Ngamuk Delegasi Hamas Dibom Israel di Doha: Serangan Pengecut!

Ketiga, keputusan ini turut mempertimbangkan dukungan dari negara-negara Arab dan Islam yang telah memberikan bantuan diplomatik dan politik dalam upaya mengakhiri agresi tersebut.

Lebih lanjut, pimpinan Hamas memaparkan tiga bagian utama dalam rencana gencatan senjata itu.

BACA JUGA:Netanyahu Ngotot Kuasai Gaza, Paksa Hamas Bebaskan Sandera

1. Penghentian perang secara langsung, penarikan pasukan Israel, pembebasan tahanan, dan pembukaan akses bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Hamas juga menyatakan siap untuk melakukan negosiasi langsung guna melaksanakan pertukaran tahanan serta memastikan kondisi yang aman di lapangan.

2. Pengelolaan Gaza pasca-konflik, di mana Hamas kembali menegaskan komitmennya terhadap kesepakatan yang telah dibuat setahun lalu di bawah sponsor Arab:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads