Korban Keracunan Program MBG Nyaris 12 Ribu Orang, Wamenkes: Data Masuk Langsung ke Presiden Prabowo
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengaku terus memantau data mingguan terhadap kasus keracunan MBG-disway.id/Hasyim Ashari-
Salah satu langkah yang disiapkan adalah penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola Program MBG, yang bertujuan untuk menyempurnakan dan memperkuat standar pelaksanaan.
Terutama menyangkut aspek keamanan pangan dan higienitas di dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
BACA JUGA:13 Oktober Hari Apa? No Bra Day, Hari Tanpa Bra Simbol Kesadaran Kanker Payudara
Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) juga mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi mendalam, termasuk membersihkan konflik kepentingan dalam pengelolaan dapur MBG.
Selain itu mengutamakan kualitas gizi serta keamanan penerima daripada sekadar mengejar target kuantitas distribusi.
Kasus keracunan ini juga telah menjadi sorotan para ahli gizi dan kesehatan masyarakat yang menggarisbawahi pentingnya pengawasan yang ketat dari proses penyiapan, pengolahan, hingga distribusi makanan, guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Pemerintah melalui berbagai kementerian dan lembaga terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Kesehatan, dan pihak kepolisian di daerah, saat ini fokus pada penanganan korban, penyelidikan sumber keracunan, dan perumusan langkah-langkah konkret untuk memperbaiki sistem MBG secara menyeluruh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: