Akselerasi Investasi, Kadin Indonesia Minta Dunia Usaha Manfaatkan Likuiditas Pasar
Anindya juga menilai pemanfaatan likuiditas yang ada akan memperkuat daya beli masyarakat dan mempercepat perputaran ekonomi. -Disway/Bianca Chairunisa-
BACA JUGA:Wamensesneg Ungkap Ada Kekuatan yang Sengaja Melemahkan Ketahanan Pangan Nasional
Dalam hal ini, Anindya juga menilai pemanfaatan likuiditas yang ada akan memperkuat daya beli masyarakat dan mempercepat perputaran ekonomi.
Sebagai contoh, dirinya menilai bahwa berbagai program pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program 3 juta rumah per tahun, dapat berjalan efektif jika diiringi keterlibatan aktif dunia usaha.
"Program seperti MBG ini contohnya sudah berjalan baik, karena dapurnya dibentuk bersama dunia usaha. Pemerintah cukup memastikan kepastian pembayaran atau off-take-nya," jelas Anindya.
BACA JUGA:Lynk Quarto Sepatu Pendek untuk Pendaki Cepat dan Pencinta Trail Running dari OutdoorPro
BACA JUGA:DPR RI Siapkan Aplikasi Pemantau Dana Reses, Publik Bisa Lihat Kegiatan Anggota Dewan
Lebih jauh, selain investasi riil, Anindya juga turut mendorong upaya pendalaman pasar modal agar lebih banyak perusahaan nasional dapat melakukan penawaran umum (listing) di bursa. Langkah ini diyakini bisa memperluas akses pembiayaan dan memperkuat ekosistem investasi nasional.
"Pasar modal adalah salah satu cara untuk risk financing. Kalau likuiditas keuangan sudah ada dan pembiayaan berbasis ekuitas juga kuat, seharusnya ekonomi bisa berjalan dengan baik," tutup Anindya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: