Akselerasi Investasi, Kadin Indonesia Minta Dunia Usaha Manfaatkan Likuiditas Pasar

Akselerasi Investasi, Kadin Indonesia Minta Dunia Usaha Manfaatkan Likuiditas Pasar

Anindya juga menilai pemanfaatan likuiditas yang ada akan memperkuat daya beli masyarakat dan mempercepat perputaran ekonomi. -Disway/Bianca Chairunisa-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Dalam upaya Pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, terutama dalam bidang investasi, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mengakselerasi Produk Domestik Bruto (PDB).

Bukan tanpa alasan. Dalam hal ini, Anindya menjelaskan bahwa dengan kerja sama yang erat antara pemerintah dan dunia usaha, maka diversifikasi pasar ekspor pun juga akan tercapai dengan mudah.

BACA JUGA:Praperadilan Nadiem Makarim Ditolak, Kejagung Lega: Semua Sesuai Prosedur Hukum!

BACA JUGA:GAK Terima Gugatan Praperadilan Ditolak, Ibu Nadiem: Anak Saya Orang Jujur!

"Kalau ekspor minus impor, berarti perdaganganlah yang berperan. Inilah sebabnya kita mencari pasar baru, entah di Kanada, Uni Eropa, dan lainnya," jelas Anindya kepada media secara daring, pada Senin 13 Oktober 2025.

Lebih lanjut, Anindya juga menambahkan bahwa diversifikasi pasar ekspor menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong keberlangsungan sektor industri di Indonesia, terutama bagi sektor-sektor unggulan seperti alas kaki, tekstil, garmen, furnitur, dan elektronik.

"Kita mesti menyambut tantangan ini dengan baik karena bisa membawa manfaat besar bagi perekonomian nasional," ucap Anindya.

BACA JUGA:Jangkau Konsumen Lebih Dekat, Mitsubishi Destinator Kini Hadir Lewat Video Promosional Inspiratif dan Menarik

BACA JUGA:BNI Dukung BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Layanan Jaminan Sosial lewat BNIdirect cash

Kebutuhan Besar untuk Investasi

Di sisi lain, Anindya sendiri juga turut menyoroti kebutuhan besar akan investasi, baik dari dalam maupun luar negeri. 

Meskipun Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sendiri sebelumnya sudah menyediakan likuiditas melalui perbankan dan lembaga keuangan lainnya, Anindya tetap menekankan akan perlunya upaya untuk mengonversi likuiditas tersebut menjadi investasi nyata di lapangan.

"Karena perputaran uang terjadi karena adanya spending dan pergerakan ekonomi. Jadi konversi ini harus dilakukan secepat mungkin," tegas Anindya.

BACA JUGA:Wamenhaj-Wamenag Sepakat Percepat Transisi Kelembagaan dan Aset Penyelenggaraan Haji

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads