Kementrans Pelajari Model Industrialisasi Tiongkok untuk Diterapkan di Indonesia

Kementrans Pelajari Model Industrialisasi Tiongkok untuk Diterapkan di Indonesia

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, dalam kunjungannya ke Mindray, Wuhan, Provinsi Hubei-Dok. Tim Humas Kementerian Transmigrasi -

JAKARTA, DISWAY.ID -- Mendorong keterkaitan antara kemajuan industri dan kesejahteraan masyarakat lokal, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) tengah mengkaji model pembangunan berbasis industrialisasi dan riset yang berhasil diterapkan di Tiongkok.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, saat melakukan kunjungan kerja ke perusahaan teknologi medis terbesar di Tiongkok, Mindray, yang berlokasi di Wuhan, Provinsi Hubei.

Menurut Menteri Iftitah, Provinsi Hubei berhasil menjadi salah satu kawasan maju, berkat program transmigrasi yang diarahkan pada industrialisasi berorientasi ekspor.

BACA JUGA:2 Tahun Operasional Whoosh, 12 Juta Penumpang Nikmati Fasilitas Transportasi Kelas Dunia

BACA JUGA:Nyamar Jadi Penumpang AirAsia, Penyeludupan Benih Lobster Senilai Rp5,17 Miliar Digagalkan Bea Cukai Soetta

Tak hanya berhasil menarik investasi, wilayah ini juga mencatat penurunan angka kemiskinan hingga mendekati nol.

"Hampir tidak ada kemiskinan. Lapangan kerja terbuka luas di berbagai sektor," ujar Iftitah dalam konferensi daring, Jumat, 17 Oktober 2025.

Dengan potensi ini, Menteri Ifititah pun juga turut membuka peluang investasi di kawasan transmigrasi strategis, termasuk di Papua Selatan. 

Menurutnya, wilayah tersebut dinilai potensial dikembangkan sebagai pusat layanan kesehatan, dan terbuka untuk negara tetangga seperti Papua Nugini.

Perkuat Kerjasama Indonesia-Tiongkok

BACA JUGA:Dibongkar Mahfud MD Ada Dugaan Markup di Proyek Whoosh, Ini Respons KPK

BACA JUGA:Prabowo Instruksikan Kemendiktisaintek Siapkan 2.000 Profesional Muda untuk BUMN dan Swasta

Sementara itu, kunjungan ke Mindray menjadi salah satu agenda utama Kementrans dalam rangkaian kerja sama strategis Indonesia–Tiongkok di bidang industri dan pendidikan.

Selain itu, agenda tersebut juga turut menjadi pendorong arah kebijakan Kementerian Transmigrasi dalam transformasi kawasan transmigrasi menuju pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Bukan tanpa alasan. Pasalnya sejak berdiri pada 1991, Mindray kini termasuk tiga besar perusahaan alat kesehatan dunia dengan jaringan lebih dari 60 anak perusahaan global dan memiliki 21 ribu karyawan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads