REKOR! Nyamuk Muncul di Wilayah Dingin Islandia, Terbukti Bumi Makin Panas

REKOR! Nyamuk Muncul di Wilayah Dingin Islandia, Terbukti Bumi Makin Panas

Untuk pertama kalinya dalam catatan sejarah, nyamuk ditemukan hidup di alam terbuka di Islandia, negara yang selama ini dikenal tidak memiliki serangga tersebut.-pixabay-

JAKARTA, DISWAY.ID - Untuk pertama kalinya dalam catatan sejarah, nyamuk ditemukan hidup di alam terbuka di Islandia, negara yang selama ini dikenal tidak memiliki serangga tersebut.

Penemuan tak terduga ini dikaitkan erat dengan meningkatnya suhu di kawasan Arktik, perubahan yang menurut para ilmuwan sedang mengubah komposisi lingkungan alami Islandia dlansir dari BBC. 

Pejabat dari Institut Sejarah Alam Islandia mengonfirmasi bahwa tiga ekor nyamuk ditemukan di sebuah peternakan di Kjós, daerah yang terletak di utara Reykjavík.

Serangga tersebut diidentifikasi sebagai Culiseta annulata, spesies yang mampu bertahan di iklim dingin dan umum ditemukan di Eropa bagian utara.

Ini menandai kasus pertama yang terverifikasi di mana nyamuk berhasil bertahan hidup di alam liar di Islandia, perkembangan signifikan di wilayah yang selama ini memiliki musim dingin ekstrem yang mencegah keberadaan mereka.

BACA JUGA:Awas! Jangan Terkecoh, Ini Bedanya Nyamuk Chikungunya dengan Demam Berdarah Dengue

Penemuan nyamuk di Islandia menarik perhatian ilmuwan

Penemuan ini dilakukan awal bulan ini oleh Björn Hjaltason, seorang penggemar serangga yang melihat salah satu nyamuk saat mengamati serangga di dekat rumahnya.

Ia memperhatikan serangga itu menempel pada umpan anggur merah, alat yang biasanya digunakan untuk menarik ngengat.

Karena curiga dengan penampakannya, ia menangkap nyamuk tersebut dan tak lama kemudian menemukan dua ekor lainnya di sekitar lokasi.

Setelah menyerahkan spesimen kepada pihak berwenang setempat, uji laboratorium mengonfirmasi identitas serangga tersebut.

BACA JUGA:Dharma Pongrekun Justru Pertanyakan Program Nyamuk Wolbachia, Harusnya Disebar atau Dibunuh?

Temuan itu kemudian diumumkan oleh lembaga nasional, yang menyebut peristiwa ini sebagai tonggak dalam sejarah lingkungan Islandia.

Para ahli mencatat bahwa Culiseta annulata sangat cocok dengan iklim utara dan sering ditemukan di negara seperti Inggris.

Meskipun spesies ini dikenal menggigit, namun tidak dianggap berbahaya bagi kesehatan di wilayah beriklim dingin karena tidak membawa penyakit yang umum ditularkan oleh nyamuk.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads