REKOR! Nyamuk Muncul di Wilayah Dingin Islandia, Terbukti Bumi Makin Panas
Untuk pertama kalinya dalam catatan sejarah, nyamuk ditemukan hidup di alam terbuka di Islandia, negara yang selama ini dikenal tidak memiliki serangga tersebut.-pixabay-
Kemampuan nyamuk ini untuk bertelur di wadah seperti ember dan pot bunga membuatnya sangat adaptif, bahkan di daerah dengan musim panas yang singkat.
Perubahan iklim memicu munculnya spesies baru di Islandia
BACA JUGA: Lokasi Pelepasan Nyamuk Aedes Aegypti Ber-Wolbachia di Jakbar oleh Pemprov DKI Oktober Mendatang
Para peneliti percaya bahwa nyamuk-nyamuk ini kemungkinan besar tiba di Islandia melalui kargo internasional, jalur umum bagi serangga untuk berpindah wilayah.
Meski sebelumnya beberapa nyamuk pernah ditemukan di pesawat yang mendarat di negara tersebut, tidak ada yang berhasil bertahan hidup di alam bebas Islandia.
Penemuan ini sejalan dengan tren lingkungan yang lebih luas, di mana para ilmuwan mendokumentasikan semakin banyak spesies serangga yang datang dan beradaptasi dengan iklim Islandia yang berubah.
Menurut World Weather Attribution, pulau ini memanas hingga empat kali lebih cepat dibandingkan wilayah lain di Belahan Bumi Utara, menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi serangga yang sebelumnya tak bisa bertahan hidup di sana.
BACA JUGA:Wabah di Israel Ditularkan dari Nyamuk, West Nile Virus Belum Ada Vaksin dan Obatnya
Hingga kini, musim dingin yang panjang dan musim panas yang singkat di Islandia telah mencegah populasi nyamuk berkembang biak.
Dengan munculnya Culiseta annulata, kini Antarktika menjadi satu-satunya benua yang masih bebas nyamuk.
Meskipun spesies ini tidak menimbulkan risiko langsung terhadap kesehatan, para ilmuwan menegaskan bahwa situasi ini menjadi pengingat kuat tentang bagaimana perubahan iklim sedang membentuk ulang ekosistem di seluruh dunia, bahkan di tempat-tempat yang dulu dianggap terlalu dingin bagi spesies seperti nyamuk untuk bisa hidup.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: