Mengenal Keunikan Burung Wiwik Kelabu, Sering Jadi Mitos Tanda Kematian

Mengenal Keunikan Burung Wiwik Kelabu, Sering Jadi Mitos Tanda Kematian

salah satunya adalah burung wiwik kelabu (Cacomantis merulinus).--IPB University

JAKARTA, DISWAY.ID - Pernah dengar burung Wiwik kelabu? 

Burung jenis ini memiliki keunikan dan mitos sebagai tanda kematian. Benarkah? 

IPB University dikenal sebagai kampus biodiversitas yang memiliki keanekaragaman burung cukup tinggi.

Berbagai jenis burung dapat ditemukan di beberapa lokasi di kampus hijau ini, salah satunya adalah burung wiwik kelabu (Cacomantis merulinus).

Dosen Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Dr Yeni A Mulyani menjelaskan bahwa wiwik kelabu termasuk burung yang unik.

BACA JUGA:Tabrak Burung Camar, Bezzecchi Ngaku Takut Apes Saat Balap Sprint Race MotoGP Australia 2025

Burung yang termasuk dalam keluarga Cuculidae ini tidak membuat sarang sendiri untuk bertelur, melainkan menitipkan telurnya di sarang burung lain (brood parasitism).

“Wiwik kelabu membiarkan induk burung lain mengerami dan merawat anaknya hingga mandiri. Ini adalah perilaku yang jarang ditemui pada burung lain, yang biasanya membangun sarang, mengerami telurnya, dan merawat anak-anaknya sendiri,” tutur dosen ahli ekologi dan konservasi burung ini dalam keterangan resmi kepada Disway.

BACA JUGA:Jaga Kualitas MBG, 48 Petugas SPPG Rawa Burung I Polres Bandara Soetta Disertifikasi Dinkes

Mitos Kematian

Salah satu hal yang menarik adalah burung wiwik kelabu jarang terlihat, tetapi suaranya sering terdengar.

Suara khasnya telah melahirkan mitos di kalangan masyarakat, yang menganggapnya sebagai tanda kematian.

“Yang namanya mitos, mitos saja, padahal tidak begitu,” tegasnya.

BACA JUGA:Heboh Suara Burung Kena Royalti, LMKN Minta Pemilik Kafe Rekam Suara Sendiri

Dr Yeni menuturkan, keanekaragaman hayati yang tinggi membuat Kampus IPB Dramaga menjadi rumah bagi burung wiwik kelabu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads