Jangan Takut Lakukan USG dan Mammografi, Kanker Payudara Bisa Diobati
Salah satu skrining atau deteksi dini kanker payudara adalah dengan mammogram Mammomat B.brilliant di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi--Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID — Pemeriksaan payudara seperti USG dan mammografi sering dianggap menakutkan oleh perempuan.
Padahal, kedua metode ini menjadi kunci utama dalam deteksi dini kanker payudara, yang jika ditemukan lebih cepat, bisa sepenuhnya diobati.
Menurut dr. Nina I.S.H. Supit, Sp.Rad PRP (K), Kepala Departemen Radiologi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, mammografi adalah standar emas dalam mendeteksi kanker payudara.
“Ada beberapa modalitas deteksi dini seperti USG, mammografi, dan MRI. Tapi yang ditetapkan sebagai gold standard di seluruh dunia adalah mammografi,” jelasnya dalam diskusi bersama Forum Ngobras.
BACA JUGA:Pengidap Kanker Payudara Ternyata Sering Ditemukan Tak Sengaja saat MCU, Begini Pengalaman Dokter
“Mammografi disarankan mulai usia 40 tahun ke atas. Untuk usia 35 tahun bisa dengan USG resolusi tinggi, terutama bila ada faktor risiko keluarga.”
Teknologi mammografi kini jauh lebih nyaman dan aman dibanding dulu.
“Dengan alat tomosintesis terbaru, kita bisa mendeteksi tumor sangat kecil, 0,3 sampai 0,4 mm, bahkan di jaringan payudara yang padat,” terang dr. Nina.
“Prosedurnya cepat, hanya lima detik, dan dengan sensor serta teknologi AI, radiasi yang dipaparkan juga sangat minimal," tambahnya.
BACA JUGA:Charm dan YKPI Ajak 1.000 Mahasiswi Jakarta Kenali Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara
Ia juga menjelaskan alasan mengapa payudara dikompresi saat pemeriksaan:
“Tujuannya agar radiasi merata dan hasilnya akurat. Banyak yang takut sakit, padahal rasa tidak nyaman itu sebentar dan hasilnya sangat bermanfaat," ungkapnya.
Dr. Andhika Rachman menambahkan, skrining tidak selalu harus dimulai dari mammografi.
Pemeriksaan bisa diawali dari langkah sederhana seperti SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan SADARNIS (Periksa Payudara Klinis).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: