Jangan Takut Lakukan USG dan Mammografi, Kanker Payudara Bisa Diobati

Jangan Takut Lakukan USG dan Mammografi, Kanker Payudara Bisa Diobati

Salah satu skrining atau deteksi dini kanker payudara adalah dengan mammogram Mammomat B.brilliant di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi--Istimewa

"SADARI dan SADARNIS bisa menyingkirkan hingga 80% kanker stadium lanjut,” ujarnya.

“Kalau ditemukan benjolan, baru dilanjutkan dengan USG di Puskesmas. Jadi pemeriksaan awal itu bukan mammografi, tapi USG.”

BACA JUGA:13 Oktober Hari Apa? No Bra Day, Hari Tanpa Bra Simbol Kesadaran Kanker Payudara

Ia menegaskan, semakin dini kanker ditemukan, semakin besar tingkat kesembuhan pasien.

“Pada stadium 1, tingkat kelangsungan hidup 5 tahun bisa mencapai 90%. Tapi di stadium 4 hanya 20%,” jelasnya.

“Pengobatan di Indonesia sudah maju dan ditanggung BPJS, mulai dari operasi, radioterapi, hingga kemoterapi," tuturnya. 

BACA JUGA:13 Oktober Hari Apa? No Bra Day, Hari Tanpa Bra Simbol Kesadaran Kanker Payudara

169 Unit Mammografi

Dr. Siti Nadia Tarmizi dari Kemenkes menambahkan, fasilitas pemeriksaan kini semakin mudah dijangkau.

"Sekarang sudah ada 169 unit mammografi di seluruh Indonesia, dan kami terus menambah USG payudara di Puskesmas,” ujarnya.

“Pemeriksaan kanker payudara sudah termasuk dalam Cek Kesehatan Gratis. Kita dorong agar perempuan tidak takut dan menjadikan pemeriksaan payudara sebagai bagian dari gaya hidup sehat," ungkapnya. 

BACA JUGA:Waspada! Kemenkes Temukan Kasus Penderita Kanker Payudara di Usia 18-25 Tahun

Menurutnya, ketakutan dan rasa malu masih menjadi penghalang utama perempuan memeriksakan diri.

“Ada yang takut tahu hasilnya, ada juga yang merasa payudara organ intim sehingga enggan diperiksa,” kata Nadia.

“Padahal semakin cepat diperiksa, semakin tinggi peluang untuk sembuh total," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads