Gandeng Danantara, Pramono Anung Usulkan Revitalisasi Kota Tua Masuk PSN
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengusulkan agar proyek revitalisasi kawasan Kota Tua Jakarta masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).-Cahyono-
JAKARTA, DISWAY.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengusulkan agar proyek revitalisasi kawasan Kota Tua Jakarta masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
Langkah ini diambil agar pembangunan kawasan bersejarah itu bisa berjalan lebih cepat dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat.
Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Pramono kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat melakukan pertemuan di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (10/11/2025).
BACA JUGA:KPK Kenang Tokoh Bangsa Antikorupsi di Hari Pahlawan: Dari Hatta hingga Hoegeng
BACA JUGA:Tersangka, Roy Suryo Siap Datang ke Polda Metro: Tak Ada Rasa Takut Sedikitpun
“Berkaitan dengan Kota Tua, karena bersama-sama dengan Danantara dan juga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kami akan mengelola Kota Tua. Untuk itu, salah satu hal yang kami usulkan adalah menjadikannya sebagai Proyek Strategis Nasional,” ujar Pramono.
Pramono, yang akrab disapa Mas Pram, menyebut bahwa Menko Airlangga menyambut positif usulan tersebut.
Namun, pemerintah pusat akan melakukan kajian mendalam terlebih dahulu sebelum memutuskan apakah proyek revitalisasi Kota Tua layak masuk PSN.
“Saya yakin pemerintah pusat akan memberikan dukungan. Dengan status PSN, seluruh proses revitalisasi bisa berjalan lebih mudah dan cepat,” ujarnya optimistis.
Dengan masuknya revitalisasi Kota Tua dalam PSN, proyek ini diharapkan mendapat dukungan regulasi, pembiayaan, serta koordinasi lintas kementerian yang lebih kuat.
BACA JUGA:Tutut Soeharto: Terima Kasih kepada Bapak Presiden!
BACA JUGA:Atasi Banjir di Jaksel, Gubernur Pramono Percepat Normalisasi Kali Krukut
Dalam revitalisasi ini, Pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Mas Pram menjelaskan pembagian tanggung jawab sudah jelas antara Pemprov dan Danantara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: