Indonesia, Rumah Baru Islam Dunia: Cerita dari Kampus UIII
Prof. Jamhari Makruf, Ph.D. - Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia –-dok disway-
Indonesia mungkin datang terlambat dalam sejarah kejayaan Islam, tapi ia datang dengan hadiah yang berbeda—hikmah hidup bersama.
Seperti kata Seyyed Hossein Nasr, peradaban tidak diukur dari teknologi semata, tetapi dari kemampuan menjaga keseimbangan antara akal dan hati.
BACA JUGA:Koperasi Merah Putih: antara Mengejar Efisiensi Bersama dan Merawat Modal Sosial
BACA JUGA:KESADARAN GEOPOLITIK
Jika dikembangkan secara konsisten, Islam Wasathiyah Indonesia dapat menjadi kiblat baru peradaban Islam dunia.
UIII hanya salah satu pintu menuju cita-cita itu: menebar pengetahuan dan menanamkan kearifan.
Karena dunia yang terbelah hari ini tidak butuh lagi kekuatan besar, tetapi keteladanan moral dan keseimbangan spiritual—dua hal yang sejak lama hidup di bumi Indonesia.
** Prof. Jamhari Makruf, Ph.D. Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII)**
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: