Gus Irfan Ungkap Babak Baru Haji Indonesia, Ramah Perempuan dan Profesionalisme Petugas
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf dalam pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (11/1/2026) -ist-
Di sisi lain, Menhaj memberikan peringatan keras terkait maraknya jemaah non-prosedural.
BACA JUGA:Kado Prabowo: Kampung Haji Indonesia di Mekkah, 500 Meter dari Masjidil Haram
Berkaca pada pengalaman pahit tahun lalu, banyak warga menjadi korban karena menggunakan visa di luar jalur resmi, sehingga mereka terlantar di Jeddah atau Mina tanpa bisa melaksanakan wukuf di Arafah.
"Jangan lagi ada jemaah yang menjadi korban. Petugas harus menjadi garda terdepan dalam memberikan solusi dan perlindungan," tambahnya.
Diklat yang dipersiapkan sejak tiga bulan lalu ini bukan sekadar rutinitas.
Dengan biaya negara yang cukup besar, Menteri menuntut dedikasi penuh dari para peserta.
BACA JUGA:Kemenhaj Ingatkan PK Haji Khusus Bagian Mekanisme Resmi, Nilai Manfaat Hak Jemaah
Petugas yang memiliki rekam jejak dan rapor kerja yang baik akan diprioritaskan untuk terus berkontribusi di masa depan.
"Layani jemaah dengan keikhlasan. Jadikan dedikasi Anda sebagai penyejuk bagi jemaah yang telah menunggu puluhan tahun untuk berangkat," pungkas Gus Irfan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: