Petugas Haji 2026 Jalani Simulasi Penanganan Darurat Kesehatan Jemaah
Simulasi penanganan darurat kesehatan oleh calon PPIH Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Senin (12/1/2026)-disway-
Menurutnya, petugas Indonesia dalam menangani kondisi darurat seorang diri di lapangan, bisa berhubungan dengan otoritas dan layanan medis setempat.
Instruktur Diklat PPIH 2026 di Kompi C, Mayor Laut Hariyadi, menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelatihan dirancang agar peserta merasakan kondisi kerja yang mendekati situasi sebenarnya di Tanah Suci.
“Setiap peserta memfungsikan diri sesuai tugas dan fungsinya, seakan-akan mereka benar-benar sedang bertugas di Arab Saudi,” ujar perwira dari Mako Akademi TNI Mabes ini.
BACA JUGA:Pesan Wamenhaj Dahnil Anzar di Diklat Petugas Haji 2026, Luruskan Niat dan Siap Melayani
Diketahui, sekitar 1.600 peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026 dibagi ke dalam sejumlah kompi untuk memudahkan simulasi lintas tugas dan fungsi, mulai dari pelayanan bandara, akomodasi, hingga sektor Arafah dan Mina.
Sebelumnya, Irjen Kementerian Agama Mayjen TNI (Purn) Dendi Suryadi menegaskan bahwa metode simulasi menjadi kunci pembentukan petugas haji yang siap secara fisik, mental, keterampilan, dan kekompakan tim.
“Petugas harus seakan-akan sudah berada di sana. Dengan begitu, saat benar-benar bertugas, tidak ada lagi keraguan,” ujarnya saat pembukaan Diklat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: