Jalan 5 KM Menjemput Hati Jemaah Haji, Tutup Pekan Pertama Diklat PPIH Arab Saudi 2026

Jalan 5 KM Menjemput Hati Jemaah Haji, Tutup Pekan Pertama Diklat PPIH Arab Saudi 2026

Wamenhaj Dahnil Anzar bersama peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026 jalan sehat di Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (17/1/2025)-Mch-

Pepohonan hijau di sepanjang jalan terhampar kokoh nan asri.

Puncak emosional terjadi saat finish. Hujan mulai turun membasahi bumi Pondok Gede. Namun, alih-alih bubar mencari tempat berteduh masing-masing, Wamenhaj justru mengajak peserta duduk bersila di ruang GSG, Gedung Serbaguna di komplek asrama.

BACA JUGA:Pasporisasi Jemaah Haji: Visa Terbit Selambat-Lambatnya 18 Februari, Kartu Nusuk Lanjut Dibagikan

Tanpa sekat meja kursi mewah, mereka sarapan bersama "ala barak".

Di sana, sekat antara pejabat eselon dan petugas lapangan runtuh. Ada Direktur Bina Petugas Haji Reguler Kemenhaj, Candra Sulistyo Reksoprodjo, yang disebut Dahnil sebagai "Bapak Asuh" berintegritas tinggi, hingga Laksamana Muda Ian Heriyawan yang dijuluki "Jenderal Pelayanan Haji". Karena, posisinya di Kemenhaj RI sebagai Dirjen Pelayanan Haji.

"Awalnya (Diklat PPIH) saya kira ini akan sangat militeristik dan menakutkan. Ternyata yang kami temukan adalah kegembiraan dan satu komando," ujar Iqbal, peserta lainnya dari layanan lansia dengan mata berbinar.

Baginya, jalan sehat dan latihan PBB dalam Diklat bukan beban, melainkan cara memahami kerja tim dan menghilangkan ego pribadi.

Jika mayoritas peserta menempuh rute 5 km, sang Wamen bersama 26 peserta "nekat" lainnya justru berputar hingga 7,5 kilometer.

BACA JUGA:Kemenhaj Tegaskan Anggaran Operasional Haji 2026 Harus Akuntabel

"Tadi saya hitung siapa yang lari bersama saya sampai akhir, ternyata cuma 26 orang. Sini, maju ke depan!" seloroh Dahnil disambut tawa riuh peserta saat apel usai jalan sehat.

Bagi 26 "pelari maraton" dadakan itu, sebuah doorprize khusus berupa tambahan uang jajan menanti, sebuah apresiasi atas daya tahan fisik yang di luar ekspektasi.

Selanjutnya, selama sepekan terakhir, Asrama Haji Pondok Gede memang berubah wajah menjadi mirip kawah candradimuka.

Istilah "Semi-Militer" sempat membuat bulu kuduk calon petugas berdiri.

Bayangan tentang bentakan dan latihan fisik berat sempat menghantui. Namun, realita di lapangan berbicara lain.

BACA JUGA:Memuliakan Mimpi Jemaah Haji, Wamenhaj Dahnil Anzar Pesan Mendalam untuk PPIH 2026

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads