Jangan Asal! Rasulullah Tegaskan Dua Waktu Ini Haram untuk Sholat Sunnah Dhuha

Jangan Asal! Rasulullah Tegaskan Dua Waktu Ini Haram untuk Sholat Sunnah Dhuha

Sholat Dhuha memang memiliki keutamaan besar, namun tetap harus dilakukan pada waktu yang tepat.---Freepik

JAKARTA, DISWAY.ID - Sholat Dhuha dikenal sebagai salah satu amalan sunnah yang memiliki banyak keutamaan.

Selain menjadi ladang pahala dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, ibadah ini juga diyakini dapat membuka pintu rezeki dan menenangkan hati.

Tidak heran jika banyak umat Muslim rutin melaksanakan Sholat Dhuha dalam kesehariannya.

Meski hukumnya sunnah, pelaksanaan Sholat Dhuha tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Waktu pelaksanaan dan keikhlasan niat menjadi faktor penting agar ibadah yang dikerjakan benar-benar bernilai pahala di sisi Allah SWT.

Bahkan, dalam ajaran Islam terdapat waktu-waktu tertentu yang justru dilarang untuk melaksanakan sholat sunnah, termasuk Sholat Dhuha.

BACA JUGA:Simak Tata Cara Sholat Dhuha yang Dilengkapi Bacaan Niat dan Doa, Pemula Wajib Tahu!

Dua Waktu yang Diharamkan untuk Sholat Dhuha

Berdasarkan hadis Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, terdapat dua waktu utama yang tidak diperbolehkan untuk melaksanakan Sholat Dhuha:

1. Setelah Sholat Subuh hingga Matahari Meninggi

Waktu pertama yang dilarang adalah sejak selesai Sholat Subuh hingga matahari benar-benar naik dan bersinar terang.

Secara umum, rentang waktu ini berlangsung sekitar pukul 06.00 hingga 07.30 pagi, tergantung posisi matahari di masing-masing daerah.

2. Menjelang Waktu Dzuhur hingga Matahari Tergelincir

Waktu kedua adalah saat matahari berada tepat di tengah langit, sebelum masuk waktu Dzuhur.

Biasanya terjadi sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 siang. Pada waktu ini, umat Muslim dianjurkan untuk menunda sholat sunnah hingga matahari mulai condong ke arah barat.

BACA JUGA:Niat Sholat Dhuha, Hukum, dan Keutamaannya untuk Memohon Rezeki

Dalil Hadis Tentang Larangan Waktu Sholat

Larangan ini memiliki dasar yang kuat dari hadis Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads