Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons, Bahan dan Proses Pembuatannya Cuma Pakai Tepung
Viral penjual es gabus yang dituduh menggunakan bahan spons dalam produk dagangannya.--Cookpad @Naqiyyah99
"Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya jelas: produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jaya Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra, dikutip Selasa, 27 Januari 2026.
Pihaknya juga mengirim sampai ke Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk menjamin ketenangan publik serta memastikan hasil yang lebih pasti dan ilmiah.
BACA JUGA:Tips Memasak ala Chef agar Masakan Kaya Nilai Gizi di Hunger Service Week 2026 Bersama Lions Club
Namun, untuk hasil resmi masih menunggu proses uji.
Tim penyidik dari Kriminal Khusus turut melakukan penelusuran ke tempat pembuatan es yang berlokasi di Depok, Jawa Barat.
Hasilnya tidak ditemukan penggunaan bahan berbahaya.
"Hasilnya tetap konsisten: tidak ada penggunaan bahan berbahaya maupun material spon PU Foam, sebagaimana isu yang beredar luas di media sosial," tutur Roby.
Apa Itu Es Gabus?
Es gabus adalah jajanan tradisional berbahan dasar tepung yang direbus dan santan, lalu dibekukan di kulkas.
BACA JUGA:Anti Gagal! Begini Cara Masak Mie Setan Ala Gacoan yang Enak dan Pedas Pol: Bisa Jadi Frozen Food
Sebelum dijual, biasanya es kue gabus dipotong-potong kecil.
Istilah "gabus" tidak merujuk pada bahan baku pembuatannya, tetapi dari tekstur yang ringan, berpori, dan empuk saat digigit.
Teksturnya ini yang dianggap seolah menyerupai gabus atau spons, sehingga es ini dikenal dengan nama es gabus.
Bentuk es kue ini biasanya seperti balok tipis yang tidak terlalu tebal.
Warnanya cenderung cerah atau pastel, seperti hijau, coklat, atau merah muda, bergantung pada pewarna makanan yang digunakan.
Es kue ini populer sejak era 1980-1990-an.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: