Crystal Battery Bikin Nikel Ditinggalkan, Sulfur Akan Jadi Idola Baru Industri EV
Berbagai produsen baterai terus mengembangkan teknologi baterai baik untuk kebutuhan otomotif serta lainnya dan yang terbaru adalah Crystal Battery.-dok disway-
Penggunaan sulfur selain karena harga juga lebih murah hingga 99 persen, juga membutuhkan energy yang menjapai 90 persen lebih sedikit dalam produksi dibandingkan baterai ion litium.
“Kami menggunakan kristal alami di bawah bimbingan proses yang dipatenkan untuk membuka potensi penuh sulfur sebagai pembawa energi,” papar Marek Slavik selaku salah satu pendiri dan CTO Theion.
BACA JUGA:Menhaj Gus Irfan Kukuhkan Petugas Haji 2026: Disiplin Adalah Fondasi Pelayanan
BACA JUGA:4 Daftar Event Jakarta di GBK Akhir Pekan 31 Januari-1 Februari 2026, Banjir Konser Musik!
“Ketersediaannya yang melimpah di seluruh dunia sangat penting untuk biaya material. Desain proses manufaktur kami yang sangat hemat energi membuat Baterai Kristal dapat menjadi produk yang berkelanjutan,” tambahnya.
Dr. Ulrich Ehmes sebagai CEO pengembangan Crystal Battery ini menyampaikan bahwa pengolahan sulfur mengantikan nikel membawa industri baterai ke level yang lebih tinggi.
“Dengan teknologi yang kami kembangkan, mampu membawa dimensi baru mobilitas, jangkauan, waktu penggunaan, dan keberlanjutan,” jelasnya.
Adapun spesifikasi dari Crystal Battery dengan sel litium sulfur yang telah dikembangkan, mampu memiliki kapasitas mencapai 1000 Wh/kg pada 1000 siklus.
BACA JUGA:Dirut BEI Mundur Usai IHSG Anjlok, Purbaya: Memang Kesalahan Fatal!
BACA JUGA:Tempat Menonton Persita vs Persija BRI Super League Kick OFF: 15.30 WIB
Sedangkan untuk pengisian daya telah dapat dilakukan dengan sistem pengisian daya ultra cepat hanya dalam hitungan menit.
Adapun kelebihan dalam memberikan energy hijau, Crystal Battery dibuat dengan material tanpa kobalt, nikel, pelarut dan penambangan material yang berbahaya.
Dengan material yang melimpah dan produksi yang murah membuat Crystal Battery mempu menekan harga yang cukup signifikan dibandingkan dengan baterai menggunakan nikel.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: