Profil PT Vopak Terminal Merak di Cilegon, Perusahaan Diduga Penyebab Asap Kuning Bikin Warga Sesak Napas
Profil PT Vopak Terminal Merah di Cilegon, Banten banyak dicari masyarakat imbas asap kuning yang muncul.--Dok. PT Vopak
Biasanya HNO3 digunakan untuk pembuatan pupuk nitrogen, bahan peledak, industri pertambangan (pelarut logam/emas), dan passivation baja tahan karat.
"Adanya proses reaksi kimia dari cairan asam nitrat (HNO3) atau nitric acid yang dialirkan dengan cara didorong dengan menggunakan gas nitrogen untuk membersihkan pipa ke arah scrubber yang selanjutnya menggunakan selang atau hose, dialirkan dan bercampur dengan base oil atau minyak pelumas di dalam kempu," Martua Raja Taripar Laut Silitonga.
PT Vopak Terminal Merak Buka Suara Soal Asap Kuning
Manajemen PT Vopak Indonesia memastikan fenomena kemunculan asap kuning bukan akibat kebocoran tangki atau kegagalan produksi.
BACA JUGA:Pabrik Petrokimia di Cilegon Bakal Jadi yang Terbesar di Asia Tenggara, Ini Pemiliknya
HRD PT Vopak Terminal Merak Ajeng Yuanita menyebut asap yang membubung tinggi muncul saat petugas melakukan aktivitas pembersihan rutin pada fasilitas perusahaan.
"Kepulan asap kuning kecokelatan itu bukan karena kebocoran atau kegagalan produksi," kata Ajeng dalam keterangannya.
"Itu merupakan sisa pembuangan yang bercampur dengan uap pada saat kegiatan pembersihan pipa dilakukan," sambungnya.
Profil PT Vopak Terminal Merak di Cilegon
Dikutip dari website resmi vopak.com, PT Vopak Terminal Berak berdiri sejak tahun 2008 di Merak, Banten sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa penimbunan sementara dan pembongkaran bahan kimia cair langsung dari kapal tanker.
Kemudian, bahan kimia cair tersebut disimpan di tangki penimbunan dan kemudian dikirimkan ke pemiliknya.
Lokasinya strategis, tepatnya di jalur pelayaran utama untuk bahan kimia cair curah dan memiliki konsentrasi fasilitas petrokimia tertinggi di Indonesia.
Perusahaan ini berfokus untuk menyimpan produk-produk vital dan menyediakan layanan penyimpanan dan penanganan produk cair curah yang aman, efisien, dan bersih.
Pada Oktober 2020, PT Vopak Indonesia memperluas terminal kimianya di Merak dari 50.000 m³ menjadi 130.400 m³.
PT Vopak telah memiliki sertifikasi dari Bea Cukai seperti Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk mengoperasikan gudang atau pusat logistik, menawarkan fleksibilitas kepada industri petrokimia untuk menyimpan barang.
Bahkan, perusahaan penyimpanan cairan kimia ini telah diakui sebagai perusahaan internasional dengan kinerja keselamatan.
Bahkan, Gubernur Provinsi Banten memberikan penghargaan kepada perusahaan pada Februari 2021 atas pencapaian tidak adanya kecelakaan di tahun 2020 dan mengakui panitia keselamatan terminal sebagai panitia keselamatan terbaik di Provinsi Banten.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: