Mengenal ULC PCI di Siloam Hospitals, Prosedur Pasang Ring Jantung Aman untuk Pasien Ginjal
Ini teknik Ultra Low Contrast PCI (ULC PCI), prosedur intervensi jantung dengan penggunaan zat kontras seminimal mungkin sehingga lebih aman bagi pasien berisiko tinggi.-Dody Suryawan -
JAKARTA, DISWAY.ID – Prosedur pembukaan sumbatan pembuluh darah jantung atau Percutaneous Coronary Intervention (PCI) merupakan tindakan penyelamat nyawa yang krusial bagi pasien penyakit jantung koroner.
Namun, prosedur konvensional seringkali menjadi dilema bagi pasien yang memiliki gangguan fungsi ginjal.
Penggunaan zat kontras dalam jumlah banyak pada PCI standar dapat memperberat kerja ginjal, bahkan memicu risiko gagal ginjal akut (Contrast-Induced Nephropathy).
Menjawab tantangan tersebut, Siloam Hospitals TB Simatupang memperkenalkan teknik Ultra Low Contrast PCI (ULC PCI).
dr. Arwin Saleh Mangkuanom, Sp.JP (K), FIHA, spesialis jantung di Siloam Hospitals TB Simatupang, menjelaskan bahwa sekitar sepertiga pasien jantung juga mengidap gangguan ginjal.
Pada kondisi ini, pembatasan zat kontras menjadi sangat krusial, terutama bagi pasien dengan nilai Estimated Glomerular Filtration Rate (eGFR) di bawah 30.
"Pada PCI konvensional, penggunaan zat kontras bisa mencapai 100 cc. Namun, bagi pasien dengan gangguan ginjal berat, idealnya dosis kontras ditekan hingga di bawah 30 cc.
Teknik ULC PCI memungkinkan hal tersebut tanpa mengurangi efektivitas tindakan," jelas dr. Arwin dalam keterangannya, Jumat (6/2/2026).
Kunci keberhasilan teknik ULC PCI terletak pada penggunaan Intravascular Ultrasound (IVUS).
Teknologi ini memanfaatkan gelombang suara dari dalam pembuluh darah untuk memberikan gambaran detail mengenai kondisi sumbatan.
BACA JUGA:XPENG Indonesia Pamerkan AI Canggih dan Visi Mobilitas Masa Depan di IIMS 2026
Dengan bantuan IVUS, dokter dapat memandu pemasangan kateter dan ring (stent) dengan presisi tinggi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada sinar-X dan zat kontras dalam jumlah besar.
Siapa Saja yang Memerlukan Prosedur Ini?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: