Pemerintah Targetkan 120 Juta Motor Listrik, Kementerian ESDM Percepat Transisi Energi Nasional

Pemerintah Targetkan 120 Juta Motor Listrik, Kementerian ESDM Percepat Transisi Energi Nasional

Presiden meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat implementasi energi bersih dan terbarukan, termasuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan elektrifikasi transportasi-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Pemerintah Indonesia mempercepat langkah menuju energi bersih dengan menargetkan konversi hingga 120 juta sepeda motor berbahan bakar fosil menjadi sepeda motor listrik dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

Target tersebut diharapkan dapat mempercepat transformasi sektor transportasi energi yang lebih bersih dan menuju efisien.

Pemerintah mempercepat langkah transisi energi bersih dengan mendorong konversi besar-besaran sepeda motor berbahan bakar fosil menjadi sepeda motor listrik.

BACA JUGA: 1 Tahun Kegiatan Usaha Bullion di Indonesia: Ekosistem Emas Menguat, Roadmap Pengembangan Bullion Diluncurkan

BACA JUGA: Pemerintah Perkuat Integrasi Data Talenta Nasional, Strategi Indonesia Hadapi Persaingan Global

Program ini menjadi salah satu strategi utama untuk mengurangi subsidi energi sekaligus mempercepat pemanfaatan energi baru terbarukan di Indonesia.

Kebijakan tersebut dibahas dalam Rapat Terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.

Dalam rapat itu, Presiden meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat implementasi energi bersih dan terbarukan, termasuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan elektrifikasi transportasi.

“Kami baru selesai melakukan rapat terbatas dengan Bapak Presiden yang pembahasannya ada lebih banyak pada implementasi energi bersih dan terbarukan. Di dalamnya termasuk koneksi dengan 100 gigawatt untuk PLTS, kemudian energi baru terbarukan,” ujar Bahlil di Istana Negara, Kamis, 6 Maret 2026.

Untuk mempercepat realisasi kebijakan tersebut, Presiden Prabowo juga membentuk satuan tugas percepatan transisi energi dan menunjuk Bahlil sebagai ketuanya.

BACA JUGA: Menkeu Purbaya Soal Pajak THR 2026: Protes ke Bos Perusahaan Lah!

BACA JUGA: Aturan Lengkap Buat Anak Usia di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos, Begini Bunyinya

Satgas ini bertugas memastikan program transisi energi berjalan cepat sekaligus memberikan dampak terhadap efisiensi subsidi energi nasional.

Menurut Bahlil, pengembangan energi bersih seperti PLTS akan memberikan kontribusi langsung pada pengurangan beban subsidi listrik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads