One Way Mulai Berlaku di Tol Japek KM 70, Lalu Lintas Masih Ramai Lancar

One Way Mulai Berlaku di Tol Japek KM 70, Lalu Lintas Masih Ramai Lancar

Jasa Marga juga terus berkoordinasi dengan kepolisian terkait pengaturan lalu lintas. Termasuk kemungkinan adanya penyekatan arus kendaraan sejak 13 Maret-Disway/Candra Pratama-

51.489 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) mulai dipadati pemudik pada Selasa dini hari, 17 Maret 2026. Sebanyak 51.489 kendaraan telah meninggalkan Jakarta.

BACA JUGA:Prabowo Minta Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Diusut Cepat dan Objektif

BACA JUGA:Jordi Amat 'Nagih' Main di Tengah, Puji Dominasi Macan Kemayoran di Skuad Garuda Jelang FIFA Series 2026

Berdasarkan pantauan tim mudik Disway sekira pukul 02.00 WIB, terjadi penumpukan antrean di GT Cikampek Utama arah ke Palimanan.

Volume kendaraan didominasi oleh mobil pribadi dengan plat nomor B. Tak hanya itu, bus hingga truk juga silih berganti memasuki gardu masuk GT Cikatama.

Dari data monitoring volume lalu lintas Jasa Marga, sebanyak 51.489 kendaraan telah meninggalkan Jakarta arah ke Palimanan. Sementara di gardu keluar Cikatama, sebanyak 21.569 kendaraan bergerak ke arah Jakarta.

Di lain sisi, PT Jasa Marga memprediksi Gerbang Tol Cikampek Utama akan dilintasi sebanyak 126 ribu kendaraan pada saat puncak arus mudik 18 Maret 2026.

BACA JUGA:Kapolri dan Titiek Soeharto Resmikan 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau

BACA JUGA:Industri Alas Kaki Indonesia Berpeluang Naik Kelas, MICAM Milano Jadi Pintu Menuju Brand Global

"Angka ini merupakan lonjakan yang cukup tinggi, yakni sekitar 300 persen di atas kondisi normal," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT. Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo kepada wartawan di lokasi, dikutip Minggu, 15 Maret 2026.

Dari prediksi lonjakan tersebut, Jasa Marga masih menunggu keputusan kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas.

"Penerapan one way maupun contra flow, kami tetap akan menunggu diskresi dari pihak kepolisian berdasarkan parameter kondisi lalu lintas di lapangan," tuturnya.

Lebih lanjut, Ria mengemukakan, berdasarkan evaluasi tahun lalu, jam favorit pemudik biasanya terjadi pada malam hari setelah waktu berbuka puasa. 

BACA JUGA:CBD Professional Hadirkan Solusi Anti Ketombe, Gandeng Sarwendah sebagai Brand Ambassador

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: