Pengakuan Kuncoro Warga Bantaran Rel Senen, Mau Direlokasi ke Rusun Asal Gratis

Pengakuan Kuncoro Warga Bantaran Rel Senen, Mau Direlokasi ke Rusun Asal Gratis

Kuntoro warga bantaran rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat, mau direlokasi ke Rusun asal gratis-disway.id/Cahyono-

"Penghasilan kami minim. Kalau lagi sehari ngebut ya Rp100 ribu dapet cuma kan belum makan," pungkasnya.

Pemerintah telah menyiapkan lahan untuk pembangunan Rusun di Jalan Kramat Raya yang jaraknya sekitar 3 kilometer (Km) dari bantaran rel.

BACA JUGA:DPRD Kota Bekasi Soroti Ketimpangan Wilayah di Tengah Pesatnya Pembangunan Kota Bekasi

BACA JUGA:DPRD Kota Bekasi Dorong Solusi Terpadu Atasi Banjir di Rawalumbu

Rusun tersebut bakal dibangun di lahan seluas 1,6 hektar kepunyaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Hak Guna Bangunan dari PT Angkasa Pura Indonesia.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pun mengecek langsung lahan untuk pembangunan Rusun tersebut pada Minggu, 29 Maret 2026.

Dalam kesempatan itu, Maruarar mengatakan, untuk biaya pembangunan Rusun akan berkolaborasi dengan pihak swasta.

"Konsep yang akan dikembangkan adalah tanahnya tetap punya BUMN. Jadi nanti ada teman-teman swasta yang bantu bangun," kata Maruar di lokasi.

Dia berharap pembangunan Rusun untuk warga bantaran rel Senen dapat dimulai pada bulan Mei 2026.

BACA JUGA:Viral 6.970 Ton Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati, Pasar Jaya Kerahkan 33 Truk Tronton

BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 29 Maret 2026, Buka Setengah Hari!

"Karena kita butuh kecepatan untuk menyediakan rumah-rumah ini buat seluruh saudara kita," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria mengatakan, bahwa skema rusun tersebut nantinya akan menggunakan sistem sewa.

"Kemungkinan besar adalah akan kita sewa dengan sangat murah. Disesuaikan dengan kemampuan mereka," ucapnya.

Pembangunan Rusun tersebut ditargetkan bisa rampung dalam 8 bulan terhitung sejak peletakan batu pertama pada Mei nanti.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait