Operasi Senyap di Bali: Bos Narkoba asal Inggris Ditangkap di Bandara Ngurah Rai
Polda Bali menangkap Bos Geng Asal Skotlandia yang terlibat jaringan narkoba Eropa di Bandara I Gusti Ngurah Rai-Disway.id/Rivansky Pangau-
DENPASAR, DISWAY.ID — Aparat kepolisian kembali menunjukkan taringnya dalam membongkar jaringan kriminal internasional.
Kali ini, tim gabungan Polri berhasil meringkus seorang buronan kelas kakap asal Inggris yang masuk dalam daftar Red Notice INTERPOL saat tiba di Bali.
BACA JUGA:RESMI! Pemerintah Umumkan WFH Setiap Jumat Mulai April 2026
BACA JUGA:Lepas Bandar yang Baru Ditangkap, Kasatnarkoba Polresta Pekanbaru Dicopot!
Penangkapan tersebut diungkap dalam konferensi pers yang digelar di Lobi Mapolda Bali, Selasa (31/3/2026). Hadir dalam kesempatan itu Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, bersama Ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Pol Dr Untung Widyatmoko, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Bugie Kurniawan.
Turut mendampingi, Dirreskrimum Kombes Pol Dr I Gede Adhi Mulyawarman, Kabid Propam Ketut Agus Kusmayadi, serta Kasubid Penmas AKBP Rina Isriana Dewi.
Di hadapan awak media, Kapolda Bali menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi lintas lembaga dan negara. Divhubinter Polri melalui Sekretariat NCB-Interpol Indonesia bekerja sama dengan Polda Bali, Polres Bandara Ngurah Rai, dan Imigrasi Ngurah Rai dalam mengamankan tersangka berinisial SL (45), warga negara Inggris.
BACA JUGA:Dasco Pastikan Stok BBM Aman, Tidak Ada Kenaikan Harga dalam Waktu Dekat
SL diketahui sebagai pemimpin organisasi kriminal transnasional berskala besar asal Skotlandia, yang mengendalikan jaringan perdagangan narkotika dan pencucian uang lintas negara. Ia ditangkap saat mencoba memasuki wilayah Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Berdasarkan data kepolisian, SL merupakan subjek Red Notice INTERPOL No. A-4908/3-2026 yang diterbitkan pada 26 Maret 2026. Jaringan yang dipimpinnya memiliki basis operasi di Skotlandia dan Spanyol, dengan aktivitas utama penyelundupan narkotika ke wilayah Inggris Raya.
Tak hanya itu, kelompok ini juga terlibat konflik kekerasan berkepanjangan dengan organisasi rival bernama “Daniels”. Pengejaran terhadap SL merupakan bagian dari “Operasi ARMORUM”, investigasi internasional yang diinisiasi Unit Central Operativa (ECO Málaga) Garda Sipil Spanyol bersama Kepolisian Skotlandia.
Operasi besar di Eropa pada akhir Maret bahkan berhasil menjaring puluhan tersangka lain, masing-masing 33 orang di Skotlandia dan 12 orang di Spanyol.
BACA JUGA:Kasus Samin Tan, Kejagung Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian ESDM
Adapun, penangkapan SL bermula dari pertukaran intelijen antarnegara anggota Interpol yang berlangsung cepat dan akurat. Sabtu, 28 Maret 2026, NCB-Interpol Indonesia menerima notifikasi dari NCB Abu Dhabi terkait pergerakan tersangka menuju Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: