Arus Mudik Usai, DPRD Kota Bekasi Soroti Fenomena Urbanisasi
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ahmadi, mengingatkan bahwa lonjakan pendatang tanpa persiapan yang matang dapat meningkatkan risiko pengangguran hingga berbagai masalah sosial di wilayah perkotaan-Dok.DPRD Kota Bekasi-
Menurutnya, dokumen kependudukan sangat penting karena berkaitan langsung dengan akses terhadap layanan publik serta berbagai fasilitas pemerintah.
Selain itu, keberadaan keluarga atau relasi di daerah tujuan juga menjadi faktor penting untuk membantu proses adaptasi pendatang di lingkungan baru.
“RT/RW harus mendata dan melaporkan. Minimal kita punya data jika terjadi sesuatu,” pungkasnya.
BACA JUGA:DPRD Kota Bekasi Meminta Solusi Atasi Dampak Penutupan TPST Bantargebang
BACA JUGA:DPRD Kota Bekasi Himbau Pendatang Baru Urus KTP Kota Bekasi
DPRD Kota Bekasi berharap Pemerintah Kota tidak hanya fokus pada penanganan dampak, tetapi juga mampu menyusun strategi preventif yang komprehensif.
Dengan langkah yang tepat, lonjakan penduduk pasca lebaran tidak hanya menjadi tantangan, tetapi juga peluang untuk mendorong pertumbuhan kota yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Program pelatihan kerja dan pemberdayaan ekonomi masyarakat ditingkatkan.
Dengan demikian, baik warga lokal maupun pendatang dapat memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan atau membuka usaha mandiri.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap selektif dan realistis dalam merencanakan urbanisasi.
BACA JUGA:Arogansi Bus PO Harapan Jaya Serempet Mobil di Kertosono, Sopir Lepas Tangan!
Bekasi sebagai kota penyangga Jakarta memang menawarkan peluang, namun juga memiliki tantangan persaingan kerja yang cukup ketat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: