BGN Perketat Tata Kelola MBG, Zero Tolerance Keracunan Hingga Ancam Tutup Dapur
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono-ist-
Pemenuhan SLHS dipandang sebagai garansi mutlak atas kebersihan dan higienitas proses pengolahan makanan.
Evaluasi Waktu Masak dan Pemetaan Data Stunting
Dari hasil evaluasi awal terhadap beberapa temuan kasus keracunan, BGN mengidentifikasi salah satu pemicunya adalah ketidaksesuaian jeda waktu memasak dengan distribusi.
Di sisi lain, BGN juga membuka opsi membawa kasus ke jalur hukum kepolisian apabila ditemukan indikasi unsur kesengajaan maupun sabotase.
Selain membenahi sistem dapur, pemerintah turut menyelaraskan data penerima manfaat MBG dengan mengintegrasikan data prevalensi stunting milik Kementerian Kesehatan.
Pemetaan wilayah kabupaten/kota berprakiraan stunting tinggi akan disinkronkan dengan sebaran lokasi dapur MBG.
BACA JUGA:Berkah Jadi Pegawai SPPG, Alasan Zuharni Beri Nama Bayinya 'MBG': Saking Bersyukurnya!
Dapur MBG yang sudah beroperasi di daerah prioritas akan segera diakselerasi. Sementara untuk wilayah yang belum terjangkau, BGN membuka peluang opsi pembangunan fasilitas dapur baru guna memperluas jangkauan program MBG secara merata.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: