Mengenal Penyakit Katup Jantung: Jenis, Gejala, dan Penanganannya

Jumat 07-08-2026,21:30 WIB
Mengenal Penyakit Katup Jantung: Jenis, Gejala, dan Penanganannya

Ketika katup menyempit atau tidak menutup sempurna, aliran darah dapat terhambat atau kembali ke ruang jantung sebelumnya. Akibatnya, jantung harus bekerja lebih keras.--Magnific

“Penyakit katup jantung terjadi ketika katup menyempit atau tidak menutup sempurna, sehingga aliran darah terganggu dan jantung bekerja lebih keras. Dalam jangka panjang, bisa terjadi pembesaran jantung, gangguan irama, hingga penurunan fungsi pompa. Karena gejalanya muncul perlahan, pemeriksaan penting untuk menilai kerusakan dan menentukan penanganan yang tepat untuk pasien,” jelas dr. Vera Citra Setiawan Hoei, BMedSci., Sp.B.T.K.V., Subsp.JD(K), Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Bethsaida Hospital Gading Serpong. 

BACA JUGA:Detak Jantung Lambat Bukan Hal Normal, Bisa Jadi Tanda Perlu Alat Pacu Jantung

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Keluhan yang dapat muncul meliputi:

● Sesak napas saat beraktivitas atau berbaring.

● Mudah lelah dan stamina menurun.

● Jantung berdebar atau berdetak tidak teratur.

● Nyeri atau rasa tertekan di dada.

● Pusing, hampir pingsan, atau pingsan.

● Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau perut.

Berat-ringannya gejala tidak selalu menggambarkan tingkat kerusakan katup. Sebagian pasien dengan gangguan berat dapat hanya merasakan keluhan ringan karena tubuh telah menyesuaikan diri secara bertahap.

BACA JUGA:Erick Thohir Simpan Identitas Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Tak Mau John Herdman 'Jantungan'

Pemeriksaan Penyakit Katup Jantung

Pemeriksaan utama adalah ekokardiografi atau USG jantung. Pemeriksaan ini membantu dokter melihat bentuk dan pergerakan katup, tingkat penyempitan atau kebocoran, ukuran ruang jantung, adanya bekuan darah pada ruang jantung serta kekuatan pompa jantung.

Sesuai kondisi pasien, pemeriksaan dapat dilengkapi dengan EKG, rontgen dada, tes latih jantung, CT Scan, MRI jantung, atau kateterisasi jantung.

BACA JUGA:Kurus Bukan Berarti Bebas Kolesterol, Dokter Ingatkan Risiko Penyakit Jantung

Apa yang Perlu Dilakukan Setelah Didiagnosis?

Tidak semua pasien harus langsung menjalani operasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: