Nyanyian Debu di Bawah Langit Az-Zariyat
Prof Dr Ahmad Sihabudin M.Si- Guru Besar Komunikasi Lintas Budaya FISIP Untirta-Istimewa-
Padahal angin tidak pernah memberi tahu kapan ia akan berhenti berembus. Yang lebih mengkhawatirkan adalah ketika manusia mulai kehilangan rasa kecil di hadapan Tuhan.
Kemajuan teknologi membuat kita merasa mampu mengendalikan hampir segala sesuatu. Kecerdasan buatan, komputasi, rekayasa genetika, dan berbagai inovasi menghadirkan kesan bahwa manusia dapat menguasai masa depan.
Namun satu virus kecil pernah menghentikan dunia. Satu gempa mampu merobohkan kota. Satu banjir dapat melumpuhkan peradaban. Satu hembusan angin dapat mengingatkan kita betapa rapuhnya semua yang kita banggakan.
Maka mungkin bukan kebetulan jika Surat Az-Zariyat dibuka dengan angin.
Angin adalah simbol kekuasaan yang tidak terlihat, tetapi nyata. Ia tidak memiliki bentuk, namun mampu mengubah bentuk segala sesuatu.
BACA JUGA:Penundaisme Maximus
Ia tidak dapat digenggam, tetapi dapat merobohkan bangunan. Ia mengajarkan bahwa kekuatan terbesar sering bekerja tanpa suara.
Begitu pula kehendak Allah. Pada akhirnya, yang akan ditanyakan bukanlah seberapa terkenal kita, melainkan seberapa bermanfaat kita. Bukan seberapa banyak orang mengenal nama kita, melainkan seberapa banyak kebaikan yang kita tinggalkan.
Bukan berapa lama kita hidup, melainkan bagaimana kita mengisi kehidupan itu. Karena waktu bukan sekadar hitungan jam.
Ia adalah amanah. Setiap detik adalah kesaksian. Setiap menit adalah catatan.
Setiap keputusan adalah jejak yang kelak akan dipertanggungjawabkan. Kita memang hanyalah debu di dalam angin.
Namun justru karena hidup ini sesingkat hembusan angin, setiap kebaikan menjadi sangat berharga.
BACA JUGA:Bangsa yang Memilih Berjalan Bersama
Debu tidak dapat memilih kapan ia akan jatuh. Tetapi manusia masih diberi kesempatan memilih bagaimana ia akan hidup sebelum akhirnya kembali kepada tanah.
Dan mungkin, di situlah letak kemuliaan manusia. Bukan pada besarnya kuasa yang dimiliki.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: