Gejala Stroke Muncul? Ingat 'SeGeRa Ke RS' untuk Selamatkan Otak dengan Cepat dan Tepat
Mayapada Hospital memiliki layanan Stroke Emergency 24/7 yang berstandar internasional didukung fasilitas lengkap, dan tim dokter spesialis dan subspesialis yang standby onsite-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Stroke merupakan kegawatdaruratan medis dengan gejala ciri khas yang muncul secara mendadak dan hanya mengenai salah satu sisi tubuh.
Gejalanya dapat dikenali melalui slogan "SeGeRa Ke RS", yaitu Senyum tidak simetris, Gerak salah satu sisi tubuh melemah, bicaRa pelo, Kebas pada satu sisi tubuh, Rabun mendadak pada satu mata, serta Sakit kepala hebat disertai gangguan keseimbangan atau sulit menelan.
BACA JUGA:Momen Jonatan Christie Rebut Kembali Peringkat 1 Dunia Tunggal Putra
Segera bawa pasien ke rumah sakit yang memiliki layanan Stroke Emergency 24/7 agar mendapatkan penanganan dalam periode emas (golden period) untuk meningkatkan peluang pemulihan dan mengurangi risiko kecacatan maupun kematian.
Menurut dr. Condrad Mual Pandapotan Pasaribu, SpN (K), FINS dari Mayapada Hospital Bandung, penanganan kasus gawat darurat stroke dilakukan sesuai penyebabnya.
“Pada stroke iskemik akibat penyumbatan pembuluh darah otak yang kecil, terdapat golden period maksimal 4,5 jam sejak gejala muncul,” ujarnya.
BACA JUGA:Pakar Pidana Wanti-wanti Kepentingan Tertentu di RUU Perampasan Aset
Menurut Condrad, dalam periode ini, terapi trombolitik (IV trombolisis), yaitu pemberian obat pelarut bekuan darah melalui pembuluh darah vena, dapat diberikan sesuai protokol internasional dengan target door-to-needle kurang dari 60 menit.
“Tindakan ini bertujuan meluruhkan sumbatan dan memulihkan aliran darah ke otak, Namun, apabila pasien datang setelah golden period tersebut terlewati, terapi trombolisis tidak dapat lagi diberikan” jelas dr. Condrad.
Dokter Condrad menambahkan, “Dahulu, sebelum trombektomi dilakukan, pasien perlu diberikan terapi trombolisis IV. Namun saat ini, apabila ditemukan sumbatan pada pembuluh darah besar (LVO/Large Vessel Occlusion), tindakan trombektomi, dapat langsung dilakukan. Semakin cepat aliran darah kembali, semakin besar peluang menyelamatkan jaringan otak. Time is brain.”
BACA JUGA:Lirik Lagu Fallen Angel - Jennie Lengkap Terjemahannya, Kado Spesial untuk Penggemar
Dokter Manfaluthy Hakim, Sp.N(K), dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan menjelaskan, "Jika sudah melewati golden period, penanganan dilakukan dengan trombektomi, yaitu prosedur kateterisasi untuk membuka kembali aliran darah yang tersumbat.
Sementara, penanganan pada stroke perdarahan (stroke hemoragik) dilakukan dengan tindakan bedah saraf untuk mengevakuasi perdarahan dan mengurangi tekanan di dalam otak,” tambah dr. Manfaluthy.
Mengingat setiap menit sangat berarti dalam penanganan stroke, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejalanya, meski hanya berlangsung beberapa menit atau tampak hilang timbul.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: