Kekeringan Mengancam Kabupaten Bogor, 271 Ribu Warga Terdampak
Meluasnya dampak kekeringan ini membuat Pemkab Bogor memperpanjang status tanggap darurat hingga 15 September 2026. -dok Disway-
BOGOR, DISWAY.ID-- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 271.805 jiwa atau 78.917 Kepala Keluarga (KK) terdampak kekeringan.
Dari data tersebut kekeringan tersebar di 32 Kecamatan di Kabupaten Bogor.
BACA JUGA:Penampakan Perdana Maduro dari Balik Penjara, Makin Kurus Sambil Pamer Tanda Perdamaian
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, mengatakan kekeringan kini terjadi hampir di seluruh wilayah Bogor, mulai dari barat, timur, selatan hingga wilayah tengah.
“Untuk saat ini hampir semua wilayah barat, timur, selatan dan tengah kekeringan, karena kami setiap hari dari empat wilayah permintaan air bersih,” kata Adam saat dihubungi Disway.id Selasa 1 September 2026.
Menurutnya, BPBD Kabupaten Bogor setiap hari harus mendistribusikan air bersih ke sekitar 15 hingga 20 titik. Permintaan tersebut tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
BACA JUGA:Film Pengabdi Setan 3: Origin Karya Joko Anwar Gandeng Studio Parasite, Siap Tayang di Bioskop 2027
"Dari data kita sepanjang periode 10 Juni hingga 31 Agustus 2026, distribusi air bersih telah dilakukan di 598 titik yang tersebar di 167 desa dan 32 kecamatan, jumlah air yang telah disalurkan mencapai 4.052.000 liter," jelasnya.
BPBD Kabupaten Bogor juga merinci dari jumlah yang disalurkan, sebanyak 2.580.000 liter disalurkan langsung kepada masyarakat melalui 530 rit distribusi, sementara 1.472.000 liter dikirim untuk mengisi toren penampungan melalui 184 rit.
Meluasnya dampak kekeringan ini membuat Pemkab Bogor memperpanjang status tanggap darurat hingga 15 September 2026.
BACA JUGA:Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Mobil Losbak, 11 Unit Diamankan
Perpanjangan dilakukan karena puncak musim kering diperkirakan masih berlangsung pada September.
Dengan kondisi tersebut, distribusi air bersih masih menjadi kebutuhan mendesak warga di berbagai wilayah Kabupaten Bogor. BPBD pun terus memantau perkembangan kekeringan dan permintaan air dari masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: