Kampus Unmul Bakal Punya Co Space, Jadi Ruang Baru untuk Mahasiswa dan Industri
Ruang tersebut berupa PGN Co Space yang dibangun PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Subholding Gas Pertamina, di lingkungan Fakultas Teknik Unmul, Kalimantan Timur. Fasilitas ini ditargetkan rampung dan mulai dimanfaatkan sebelum akhir 2026.--PGN
JAKARTA, DISWAY.ID - Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda bakal punya ruang baru untuk mendukung aktivitas dan kolaborasi mahasiswa dengan dunia industri.
Ruang tersebut berupa PGN Co Space yang dibangun PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Subholding Gas Pertamina, di lingkungan Fakultas Teknik Unmul, Kalimantan Timur. Fasilitas ini ditargetkan rampung dan mulai dimanfaatkan sebelum akhir 2026.
Pembangunan PGN Co Space yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PGN tersebut ditandai dengan groundbreaking ceremony dalam rangkaian Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 di Unmul.
Fasilitas yang dibangun di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Mulawarman ini ditargetkan selesai dan dapat dimanfaatkan sebelum akhir tahun.
BACA JUGA:Menata Kampus PTKI di Era Kecerdasan Buatan
Dengan jumlah mahasiswa di lokasi perkuliahan Fakultas Teknik mencapai sekitar 3.500 mahasiswa, PGN Co Space diharapkan dapat mendukung aktivitas mahasiswa secara lebih luas, dengan target pemanfaatan sekitar 50–70 mahasiswa per hari.
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Lambang Subagiyo, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi PGN dengan Universitas Mulawarman.
Menurutnya, keterlibatan industri dalam lingkungan pendidikan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan sektor energi sekaligus mendorong mereka untuk mempersiapkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
BACA JUGA:Pramono Buka Pendaftaran LPDP 2027, Warga Desil 1-5 Bisa Kuliah di Kampus Terbaik Dunia
“Kehadiran industri di tengah lingkungan kampus tentu memberikan semangat bagi mahasiswa untuk terus belajar, berinovasi, dan mempersiapkan diri menghadapi perkembangan dunia kerja. Kolaborasi seperti ini juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara lebih dekat bagaimana perkembangan sektor energi dan kebutuhan kompetensi di dalamnya,” ujar Lambang.
Menurut Lambang, sektor energi memiliki peran penting dalam mendukung berbagai aktivitas ekonomi dan pembangunan, sehingga pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
Dalam konteks tersebut, gas bumi juga menjadi salah satu bidang yang penting untuk dikenalkan kepada mahasiswa, khususnya karena membutuhkan dukungan talenta yang memiliki pemahaman terhadap teknologi, inovasi, serta perkembangan industri.
“Kami melihat bahwa pengembangan energi tidak hanya berbicara mengenai teknologi dan infrastrukturnya, tetapi juga mengenai sumber daya manusia yang mampu mengembangkan dan mengelolanya. Karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan ruang untuk memperluas pengetahuan dan berinteraksi langsung dengan industri, termasuk memahami perkembangan gas bumi sebagai bagian dari sektor energi,” tutur Lambang.
BACA JUGA:38 Kampus Dipanggil ATR/BPN untuk Susun RDTR, 20 PTN dan 18 PTS Siap Terlibat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: