Bertahun-tahun Tinggal di Rumah Berdinding Bambu, Begini Kisah Mariyanto Penerima Program RSLH
Kisah Mariyanto menjadi salah satu cerita dari Program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) tahap kedua di Kabupaten Kudus.--istimewa
Ia berharap keberadaan RSLH tidak berhenti pada perubahan fisik rumah, tetapi juga menjadi awal bagi penerima manfaat untuk menata kehidupan bersama keluarganya.
Sepanjang 2026, PT Djarum dan Polytron menargetkan merealisasikan 492 rumah RSLH di sejumlah wilayah Jawa Tengah, di antaranya Kudus, Brebes, Wonogiri, Rembang, Pati, Kabupaten Semarang, dan Temanggung.
Untuk Kabupaten Kudus, sebelum tahap kedua, program RSLH tahap pertama telah merealisasikan 128 unit rumah.
Sementara itu, di Brebes sebanyak 10 rumah telah diserahterimakan kepada penerima manfaat pada April 2026. Di Salatiga, sebanyak 12 rumah telah selesai direnovasi dan dibangun ulang.
Kemudian, 10 penerima manfaat di Wonogiri telah menempati rumah program RSLH sejak Agustus 2026.
Jika dihitung sejak 2022 hingga 2025, Program RSLH yang dijalankan PT Djarum telah merealisasikan 626 hunian di berbagai wilayah Jawa Tengah.
Hunian tersebut tersebar di sejumlah daerah, mulai dari Kudus, Rembang, Grobogan, Demak, Blora, Pemalang, Temanggung, Banjarnegara, hingga Purbalingga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: