Mirasantika: Kenikmatan yang Menagih Masa Depan
Begitu pula minuman keras. Ia tidak selalu hadir sebagai botol yang disembunyikan di bawah meja. Ia dapat hadir sebagai bagian dari gaya hidup, simbol keberanian, pergaulan, kebebasan, bahkan prestise.-dok disway-
Bukan hanya kesadaran.
Yang paling mahal adalah *masa depan*.
Seorang anak muda yang kehilangan masa depan tidak dapat membeli kembali usianya dengan uang.
Waktu yang hilang tidak memiliki toko pengganti.
Kesempatan yang lewat tidak selalu datang untuk kedua kalinya.
Karena itu, kalimat “orang kehilangan masa depan” sesungguhnya adalah kalimat yang sangat filosofis.
Ia berbicara tentang hubungan manusia dengan waktu.
Manusia hidup hari ini, tetapi masa depan dibentuk oleh keputusan hari ini.
Satu tegukan mungkin hanya berlangsung beberapa detik.
Satu keputusan mencoba narkotika mungkin hanya berlangsung beberapa menit.
Tetapi akibatnya dapat berlangsung bertahun-tahun.
Di sinilah “Mirasantika” mengajarkan sebuah filsafat sederhana:
'Jangan menukar masa depan dengan kesenangan yang terlalu murah.'
Dari Lagu Lama ke Cermin Zaman
Maka “Mirasantika” bukan sekadar lagu lama.
Ia adalah cermin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: