Orang Have Gak Cuma Dilihat dari Banyaknya Aset, Ini Pesan Wealth Wisdom 2026
(ki-ka) Atiqah Hasiholan, Permata Bank Brand Ambassador ; Eddie Sajoga, Direktu r Consumer & Branch Banking Permata Bank ; Glenn Ranti, Div. Head Strategic Marketing & Communication Permata Bank Dalam Media Briefing Wealth Wisdom 2026 di Jakarta--istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID – Istilah orang have belakangan kerap digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kekayaan atau kemampuan finansial.
Namun, kekayaan ternyata tidak hanya soal seberapa banyak aset yang dimiliki, tetapi juga bagaimana seseorang menjaga keseimbangan hidup, mengelola risiko, hingga mempersiapkan masa depan keluarga.
Perspektif tersebut menjadi salah satu hal yang diangkat dalam Wealth Wisdom 2026, program edukasi pengelolaan kekayaan yang diselenggarakan Permata Bank di tujuh kota sejak Agustus 2026.
Mengusung tema Finding Balance, Building Resilience, program yang memasuki tahun ke-12 ini menghadirkan 16 kelas bersama pakar ekonomi, investasi, kesehatan, pemimpin bisnis, dan figur publik.
BACA JUGA:Telkomsel-FLOQ Lirik Aset Digital: Bakal Bisa Tukar POIN ke Kripto
Rangkaian Wealth Wisdom 2026 berlangsung pada 21 Agustus hingga 22 Oktober 2026 di Semarang, Makassar, Bali, Medan, Bandung, Surabaya, dan Jakarta.
Melalui program ini, pengelolaan kekayaan dibahas dari perspektif yang lebih luas, mulai dari ketangguhan finansial, pengembangan bisnis, kesehatan, hingga persiapan generasi penerus.
Di tengah dinamika ekonomi global dan perubahan kondisi pasar, pengelolaan kekayaan membutuhkan strategi yang adaptif, pemahaman terhadap risiko, serta perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan jangka panjang.
BACA JUGA:Aset Mewah Dibidik Masuk Analisis Portofolio Bank, MUSE Siapkan Indeks Investasi
Bagi individu dan keluarga, hal tersebut tidak hanya mencakup upaya meningkatkan nilai aset, tetapi juga menjaga keberlanjutan bisnis, mempersiapkan kebutuhan di berbagai tahap kehidupan, dan memastikan kekayaan dapat memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo, dalam acara Wealth Wisdom 2026 di Jakarta, menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui penguatan investasi, peningkatan produktivitas, serta pengembangan ekspor bernilai tambah yang didukung efisiensi logistik.
Dradjad juga mengajak investor domestik untuk lebih percaya diri terhadap fundamental perekonomian dan pasar modal Indonesia.
Menurutnya, investasi dan perdagangan perlu menjadi sumber pertumbuhan baru, bukan sekadar mempertahankan momentum yang sudah ada.
BACA JUGA:Pemprov DKI Terima Hibah Aset Rampasan Koruptor dari KPK Senilai Rp9,56 Miliar
Enam Pilar untuk Memaknai Kekayaan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: