Perkuat Kapasitas, LPDB Koperasi Lakukan Monitoring Program Inkubasi 2026

Sabtu 31-10-2026,16:26 WIB
Perkuat Kapasitas, LPDB Koperasi Lakukan Monitoring Program Inkubasi 2026

Perkembangan tersebut menjadi salah satu fokus peninjauan dan evaluasi Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi, Deva Rachman, ke PIBI IKOPIN dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Ganjarsabar bersama dengan (Kementerian PPN/Bappenas).--LPDB

BANDUNG, DISWAY.ID – Program Inkubasi Bisnis Koperasi Tahun 2026 yang dijalankan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi bersama Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan (PIBI) IKOPIN mulai menunjukkan perkembangan positif. 

Melalui pendampingan terstruktur, sejumlah koperasi peserta program mengalami kemajuan dalam penguatan kelembagaan, pengelolaan keuangan, pengembangan usaha, hingga pemanfaatan teknologi digital.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu fokus peninjauan dan evaluasi Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi, Deva Rachman, ke PIBI IKOPIN dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Ganjarsabar bersama dengan (Kementerian PPN/Bappenas).

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan sekaligus mengevaluasi progres Program Inkubasi Bisnis Koperasi Tahun 2026 yang merupakan bentuk kemitraan LPDB Koperasi dengan PIBI IKOPIN.

BACA JUGA:Guru Besar UNJ Abdul Haris Dorong Evaluasi Menyeluruh Program MBG dan Koperasi Merah Putih

Dalam kesempatan tersebut, Deva menegaskan bahwa program inkubasi tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian kegiatan secara administratif.

Lebih dari itu, program harus mampu menghasilkan perubahan nyata pada kapasitas dan kemandirian koperasi, sehingga ke depan dapat tumbuh secara berkelanjutan serta memiliki kesiapan untuk mengakses pembiayaan.

Menurut Deva, salah satu hal penting dalam pelaksanaan inkubasi adalah memastikan pendampingan disesuaikan dengan potensi dan karakteristik masing-masing koperasi.

Setiap daerah memiliki peluang usaha yang berbeda, sehingga pengembangan koperasi perlu bertumpu pada potensi ekonomi lokal, bukan sekadar mengikuti pola usaha yang seragam.

BACA JUGA:PKN Usulkan Moratorium MBG dan Penghentian Program Koperasi Merah Putih

"Program inkubasi ini harus mampu menangkap potensi lokal dari masing-masing koperasi. Kita ingin koperasi tidak hanya mendapatkan pendampingan, tetapi benar-benar berkembang, memiliki usaha yang berjalan, tata kelola yang baik, dan pada akhirnya siap mengakses pembiayaan LPDB Koperasi untuk memperbesar skala usahanya," ujar Deva.

Ia menambahkan, proses inkubasi juga harus diikuti dengan pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan.

Dengan demikian, perkembangan koperasi dapat diketahui secara terukur dan berbagai tantangan yang muncul selama pendampingan dapat segera ditindaklanjuti.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: