Bagaimana Tuntunan Puasa Arafah 9 Dzulhijjah di Indonesia? Ustaz Adi Hidayat: Nabi Minta Seperti Orang Wukuf

Bagaimana Tuntunan Puasa Arafah 9 Dzulhijjah di Indonesia? Ustaz Adi Hidayat: Nabi Minta Seperti Orang Wukuf

Pendakwah, Ustaz Adi Hidayat (UAH) mencoba berikan pernyataan tegas terkait perbedaan penetapan Idul Adha 1443 H di Indonesia dan di Arab Saudi--Tangkapan layar/YouTube Adi Hidayat Official

JAKARTA, DISWAY.ID-- Persoalan perbedaan Hari Raya Idul Adha antara di Indonesia dan Arab Saudi masih menjadi perbincangan umat Muslim.

Di Indonesia, sebelum Idul Adha, terdapat satu hari yang dianjurkan untuk berpuasa, yakni hari Arafah atau disebut sebagai puasa Arafah.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, puasa Arafah ditunaikan tepat pada tanggal 9 Dzulhijjah.

BACA JUGA:Tegas, Ustaz Adi Hidayat Peringatkan Puasa Arafah Hanya Satu Hari dalam Setahun: Keutamaannya Luar Biasa!

Hanya saja, terdapat perbedaan pendapat soal pelaksanaan puasa Arafah ini. Apakah tanggal 9 Dzulhijjah atau pas saat jemaah Haji wukuf di padang Arafah, Mekkah.

Di Mekkah, Arab Saudi, 9 Dzulhijjah akan jatuh pada Jumat 8 Juli 2022 atau malam nanti sudah mulai mempersiapkan diri untuk bangun sahur.

Sementara itu, Kementerian Agama telah menetapkan Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Juli 2022, sehingga puasa Arafah di Indonesia dilaksanakan pada tanggal 9 Juli 2022.

Sebelumnya, dalam sebuah ceramahnya di YouTube berjudul: Puasa Arafah Harus Sesuai Wukuf di Mekah atau Keputusan Pemerintah, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan secara mudah pelaksanaan puasa Arafah.

"Hari arofah itu tanggal berapa? 9. Ingat ya,, suka agak keliru, sebagian orang mengatakan shoum arofah. Kalau cuma disebutkan, Nabi mengatakan syiam arofah, puasa arofah.

BACA JUGA:Viral Ustaz Adi Hidayat Bongkar Sejarah Nama Asli Kapitan Pattimura: Namanya Ahmad Lusi!

"Arofah itu menunjuk pada momentumnya, ya momentum orang wukuf. Jadi kalau bahasanya puasa 'arofah, maka gak ada penafsiran.

"Semua di seluruh negeri ini harus berpuasa bersamaan dengan orang wukuf. Jadi gak usah ada penafsiran.

"Jadi begitu di Saudi wukuf sekarang, kita ikut puasanya di hari itu. Jelas ya, itu kalau tidak menggunakan 'Yaum'.

"Tapi kalau menggunakan 'Yaum', Yaum itu disebut 'Dzor fuzzaman, ya. Huruf yang melekatkan sesuatu pada waktunya, bukan momentumnya, menunjuk pada waktu, ya.

Sumber: